Methodist-2 Education Expo ke-24 Siap Digelar, Persiapkan Masa Depan dan Pacu Semangat Belajar (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,Medan-Perguruan Methodist-2 Medan kembali menghadirkan kesempatan berharga bagi para pelajar SMA/MA se-Sumatera Utara untuk mempersiapkan masa depan pendidikan mereka melalui Methodist-2 Education Expo ke-24 yang digelar pada 13–14 November 2026.
Mengusung tema “Pastikan Pilihan Anda, Demi Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat berbagai perguruan tinggi, menggali informasi pendidikan, sekaligus mengukur kemampuan akademik melalui Lomba Sains Plus Antarpelajar Tingkat SMA/MA se-Sumatera Utara yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara.
Melalui Pameran Pendidikan Internasional yang diikuti 39 perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri, para siswa memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi langsung mengenai berbagai pilihan kampus dan program studi. Perguruan tinggi peserta berasal dari sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Australia, China, Jepang, Taiwan, dan Jerman.
Kehadiran berbagai perguruan tinggi tersebut diharapkan membantu siswa mengenali minat, potensi, serta peluang pendidikan yang sesuai dengan cita-cita mereka. Dengan informasi yang lebih lengkap, siswa dapat merencanakan langkah selanjutnya secara matang, termasuk menentukan program studi dan perguruan tinggi yang akan dituju setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
Pameran ini juga menjadi ruang bagi orang tua untuk mendampingi anak-anak mereka dalam mempertimbangkan pilihan pendidikan tinggi. Dengan demikian, keputusan melanjutkan studi tidak hanya didasarkan pada keinginan, tetapi juga pada pemahaman mengenai pilihan program studi dan peluang masa depan yang tersedia.
Pemimpin Perguruan Methodist-2 Medan, Pdt Paulus Subyanto, STh, didampingi Kepala Sekolah SMA Methodist-2 Medan Drs Kusno, Kepala Sekolah SMP Pdt Tommy Wijaya, SKM, MDiv, Ketua Panitia Drs Bob S Saragih, MSi, dan Sekretaris Panitia J Manurung, STh, menyampaikan bahwa pelaksanaan Education Expo merupakan wujud sumbangsih dan kepedulian Methodist-2 Medan terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Menurut Paulus, pameran pendidikan tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengenal berbagai perguruan tinggi sebelum menentukan pilihan studi. Melalui interaksi langsung dengan perwakilan kampus, siswa diharapkan dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai pendidikan yang ingin ditempuh dan semakin termotivasi mempersiapkan diri sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, siswa maupun orang tua dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai perguruan tinggi yang diminati. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan masa depan pendidikan secara lebih terarah,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi calon mahasiswa, pameran tersebut menjadi kesempatan bagi perguruan tinggi peserta untuk memperkenalkan institusi, visi dan misi, serta program studi yang ditawarkan. Pertemuan langsung antara pihak kampus dan siswa diharapkan dapat memperluas wawasan pelajar sekaligus membantu mereka mengenali berbagai peluang untuk melanjutkan pendidikan.
Sebagai bagian dari persiapan kegiatan, panitia telah menggelar technical meeting bersama para peserta Pameran Pendidikan pada Jumat (9/10/2026) di Aula Sekolah Methodist-2 Medan.
Ajang Mengukur Kemampuan
Selain pameran pendidikan, Methodist-2 Education Expo ke-24 juga menghadirkan Lomba Sains Plus Antarpelajar Tingkat SMA/MA se-Sumatera Utara yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk memperlihatkan kemampuan, menguji penguasaan materi pelajaran, serta mengembangkan potensi pada bidang studi yang mereka tekuni.
Lomba tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga mendorong siswa untuk semakin giat belajar, memperdalam pemahaman materi, dan berani mengukur kemampuan diri melalui persaingan yang sehat. Pengalaman berkompetisi dapat menjadi bahan evaluasi bagi siswa untuk mengetahui keunggulan maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Panitia menilai pembinaan melalui kegiatan ilmiah penting untuk menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, kompetisi ini diharapkan dapat melahirkan pelajar yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan pada masa mendatang.
Dalam pelaksanaannya, panitia bekerja sama dengan Lembaga Olimpiade Pendidikan Indonesia (LOPI) dan lembaga pendidikan dari Singapura. Mengusung motto “Datang, Berlomba dan Jadilah yang Terbaik”, kompetisi tersebut diharapkan menghadirkan atmosfer persaingan yang sportif sekaligus membangun kepercayaan diri peserta.
Adapun bidang yang dilombakan meliputi Kimia, Fisika, Biologi, Matematika, Ekonomi, dan Bahasa Inggris. Bidang-bidang tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan penguasaan materi sesuai kemampuan dan minat masing-masing, sekaligus memacu mereka memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas belajar.
Panitia akan menetapkan lima juara tim atau juara sekolah serta 30 juara individu atau perorangan berdasarkan perolehan nilai terbaik. Para pemenang akan memperoleh trofi, sertifikat, serta hadiah uang tunai dengan total Rp34,5 juta sebagai uang pembinaan. Untuk setiap bidang lomba, lima juara tim atau juara sekolah juga akan mendapatkan trofi dan sertifikat.
Pendaftaran kompetisi masih dibuka hingga 21 Oktober 2026 bagi sekolah maupun siswa yang ingin berpartisipasi. Menariknya, demi menjaga netralitas dan sportivitas, siswa-siswi Methodist-2 Medan tidak diperkenankan mengikuti lomba tersebut.
Ketua Panitia Drs Bob S Saragih, MSi, menegaskan ketentuan tersebut merupakan bagian dari komitmen panitia untuk memastikan kompetisi berlangsung secara objektif dan adil bagi seluruh peserta.
Melalui perpaduan pameran pendidikan internasional dan kompetisi sains, Methodist-2 Education Expo ke-24 diharapkan menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Expo ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa dalam merancang masa depan pendidikan, menemukan pilihan perguruan tinggi yang sesuai, serta membangun semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Sementara itu, Lomba Sains Plus diharapkan menjadi pemacu bagi pelajar untuk terus mengasah kemampuan, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan prestasi. Dengan semangat belajar yang semakin kuat, para siswa diharapkan lebih siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan meraih cita-cita mereka.
(js)
(NAI)











