Analisadaily.com, Kisaran - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Asahan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang setiap hari menghasilkan limbah domestik untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Asahan, Irfan, mengatakan pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan limbah domestik SPPG.
"Untuk memastikan itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas limbah domestik SPPG," kata Irfan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026).
Irfan menjelaskan, DLH telah membentuk tim monitoring untuk melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di 81 titik SPPG se-Kabupaten Asahan.
Tim tersebut melakukan pemeriksaan dokumen lingkungan, melarang pembuangan limbah langsung ke media lingkungan seperti parit, pengujian mutu air limbah secara berkala melalui sampel laboratorium DLH setiap tiga bulan, serta pelaporan pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sampah terpilah.
DLH Kabupaten Asahan mengingatkan seluruh pengelola SPPG untuk lebih serius dalam mengelola limbah operasional. "Oleh karena itu, kami mengingatkan seluruh pelaku usaha, khususnya SPPG untuk lebih serius dalam mengelola limbah agar tidak mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas SPPG berpotensi menghasilkan limbah cair maupun padat. Pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar dinilai dapat berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan, terutama sumber air dan kondisi tanah di sekitar permukiman warga.
(ARI/DEL)











