Pengmas Dosen FK USU Bekali 30 Kader Posyandu Cegah Resistensi Antimikroba pada Masyarakat (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Medan — Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) melaksanakan penyuluhan bertajuk “Antibiotik Bijak, Cegah Resistensi” di Kantor Lurah Sei Putih Tengah, Kamis (22/10/2027).
Kegiatan yang mengusung tema “Kader Cerdas Antibiotik: Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pencegahan Resistensi Antimikroba di Masyarakat” ini ditujukan kepada 30 kader Posyandu di bawah naungan Puskesmas Rantang, Kelurahan Sei Putih Tengah.
Kegiatan dipimpin oleh dr. Afrida Aryani Nasution, MKT sebagai Ketua Pengabdian Masyarakat bersama anggota tim dr. Tetty Aman Nasution, M. Med. Sc, dr. Maria Magdalena Simatupang, MKT, dan Prof. dr. Tri Widyawati, M.Si., PhD.
"Melalui penyuluhan ini, tim berupaya memperkuat pengetahuan kader mengenai penggunaan antibiotik secara bijak serta peran mereka dalam mendukung pencegahan resistensi antimikroba di masyarakat," jelas Ketua Tim dr. Afrida Aryani Nasution, MKT.
Kader Posyandu, lanjut dr Afrida, berperan penting sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Pembekalan mengenai penggunaan antibiotik diharapkan dapat membantu para kader menyampaikan pesan kesehatan yang tepat kepada warga dan mendukung kebiasaan penggunaan obat antibiotik agar lebih bijak.
Salah seorang peserta menyampaikan manfaat kegiatan sekaligus harapannya agar edukasi serupa dapat dilaksanakan berkala.
“Acara ini sangat bermanfaat bagi kami kader Posyandu. Kalau bisa, rutin dibuat acara edukasi seperti ini dua kali dalam setahun,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan KTU Puskesmas Rantang Elvi Valentina Sovianna Hutagalung, S.Kep., Ns. Menurutnya, penyuluhan oleh para dokter FK USU sangat edukatif dan tepat sasaran dalam memberikan pemahaman mengenai penggunaan antibiotik ke tengah masyarakat.
Kehadiran tim dinilai membantu meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader Posyandu sebagai ujung tombak di lapangan.
“Maju terus FK USU. Kami berharap kolaborasi dan sinergi antara FK USU dan Puskesmas Rantang dapat terus terjalin erat dalam berbagai program kesehatan masyarakat lainnya,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian Masyarakat FK USU berharap para kader Posyandu dapat turut menjadi penggerak edukasi penggunaan antibiotik secara bijak di lingkungan masing-masing.
Pemberdayaan kader diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk memperluas pemahaman masyarakat dan mendukung upaya pencegahan resistensi antimikroba.
(MC/RZD)