Majoris, Bank Muamalat, dan Trimegah Bersinergi Kembangkan Filantropi Syariah (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Jakarta - PT Majoris Asset Management (“Majoris”), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (“Bank Muamalat”), dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (“Trimegah”) menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mendorong pengembangan investasi filantropi syariah di Indonesia.
Penandatanganan yang berlangsung di Masjid Apung An-Nur Jakarta di kawasan Taman Impian Jaya Ancol ini menjadi langkah kolaboratif dalam memperluas pemanfaatan pasar modal syariah sebagai sarana investasi sekaligus pemberdayaan sosial masyarakat.
Melalui sinergi ini, ketiga institusi berupaya membangun ekosistem investasi filantropi melalui reksa dana yang sesuaiprinsip syariah, dan memiliki dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Inisiatif ini juga diharapkan mampumengoptimalkan penyerapan dana masyarakat di pasar modal syariah lewat berbagai instrumen inovatif.
Direktur Utama Majoris San Verandy Herveranto, Senin (2/11/2026) menyatakan, "Kerja sama ini memadukan potensi komersial finansial dengan nilai-nilai sosial. Kami ingin memberikan solusi bagimasyarakat agar dapat mengejar kebahagiaan finansial melalui investasi syariah yang optimal, sekaligus memupuk tabungan amal melalui fitur filantropi yang melekat pada produk ini.”
Direktur Trimegah Anung Rony Hascaryo menambahkan,“Sebagai Perusahaan Sekuritas, Trimegah berkomitmen untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai solusi investasi yang sesuai dengan kebutuhan investor, termasuk pasar modal syariah. Kolaborasi dengan Majoris dan Bank Muamalat ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan instrumen investasi yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan nilai-nilai filantropi, sehingga dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan investasi sekaligus berkontribusi terhadap kegiatan sosial yang berkelanjutan.”
Dari sisi kepatuhan dan tata kelola, Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, "Sebagai Bank Kustodian, kami berkomitmen penuh menjaga amanah para investor. Kami memastikan seluruh proses administrasi investasisyariah ini berjalan secara good governance, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.”
Melalui inisiatif strategis ini, inklusi keuangan syariah diharapkan tumbuh lebih luas. Hal ini sekaligus mendorong perubahan perspektif masyarakat bahwa investasi pasar modal bukan lagi hanya keuntungan finansial, melainkan juga sarana untuk berbagi kebaikan sosial secara berkelanjutan.
(RZD)