Baru Seminggu Dikerjakan, Hotmix Berbiaya Rp3,8 M di Sidikalang Sudah Retak (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Sidikalang - Kualitas pekerjaan pengaspalan mempergunakan material hotmix di Sidikalang dikelola Dinas PUTR Kabupaten Dairi ‘diragukan’.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Resoalon Lumban Gaol, Rabu (4/11) mengatakan, di titik tertentu, konstruksi sudah rusak.
Resoalon membenarkan, konstruksi di Jalan Merdeka dekat Jalan Simalungun sudah rerak-retak. Padahal, kegiatan masih hitungan 1 minggu dilaksanakan.
“Masih satu minggu dipasang lapisan hotmix. Tapi, sudah retak-retak. Itu tampak jelas di Jalan Merdeka dekat Simpang Jalan Simalungun,” kata Resoalon.
Kita tidak tahu, kata Resoalon, apakah kerusakan lantaran pengawasan yang kurang atau pelaksanaan tidak sesuai rancangan anggaran biaya (RAB).
“Prinsipnya, semua kegiatan proyek mesti sesuai kontrak dan RAB. Kalau tidak sesuai, mesti dibongkar atau diperbaiki,” kata Resoalon.
Dari berbagai data, kata Resoalon, proyek pengaspalan pakai hotmix memang sering menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat audit. Rekanan dikenai tuntutan ganti rugi (TGR).
Sekretaris Daerah, Charles Lamhot Bancin mengatakan, akan meninjau kegiatan dimaksud. Dia meminta Kepala Dinas {PUTR dan pihak terkait segera melakukan pembehahan sesuai ketentuan.
“Aspirasi masyarakat kita respons positif. Kita minta Kadis PUTR menaruih atensi,” kata Charles.
Diketahui, perbaikan jalan di kota Sidikalang menelan anggaran Rp3,8 milliar. Biaya tersebut ditalangi di APBD tahun 2026.
(SSR/RZD)