Medan, (Analisa). Tindak kejahatan memecahi kaca mobil kembali terjadi di Medan. Kemarin, Senin (27/10), kaca mobil milik salah seorang dosen di Universitas HKBP Nommensen dipecahi oleh orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, korban mengalami kerugian jutaan rupiah.
Berdasarkan keterangan korban, Ferlando Jubelito S, kejadian ini terjadi sekira pukul 18.47 WIB. Saat itu ia memarkirkan mobil Avanza Abu-abu Metalik BK 1672 IQ di depan rumahnya yang berada di Jalan Pancing Nomor 80 Medan.
“Saya baru pulang ngajar, kemudian parkirkan mobil di depan rumah. Selanjutnya masuk ke dalam rumah mandi sebentar untuk pergi lagi. Sewaktu mau pergi saya lihat kaca mobil sebelah kanan sudah pecah,” katanya kepada Analisa, Selasa (28/10).
Dikatakan Ferlando, pelaku berhasil mengambil tas korban yang berisi berkas ujian mahasiswanya di Nomensen. Bukan hanya itu, STNK dan kunci mobil lainnya juga berhasil dibawa pelaku.
“Di dalam mobilnya juga ada laptop. Untungnya tidak dibawa dia,” katanya.
Dua Pengendara
Korban sendiri mengirimkan CCTV kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan. Dari CCTV, terlihat tindakan kriminal itu dilakukan oleh dua orang dengan mengendarai sepeda motor. Bukan hanya itu, keduanya juga terlihat menggunakan helm putih dan hitam.
“Dia mecahi kacanya lima belas menit setelah saya masuk. Habis mecahi dan mengambil tas yang ada di dalam mobil, keduanya langsung pergi,” ujar Ferlando yang sudah melakukan pengaduan ke Polsek Percut Sei Tuan.
Ia berharap penyidik cepat menindak kasus tersebut, terlebih kejadian ini sering dialami warga kota Medan. “Makin tidak aman Medan ini. Kemarin dosen di Nommensen juga mengalami hal yang sama. File buku yang akan ia rilis hilang beserta laptopnya,” ujarnya kembali.
Korban juga harus mengurus STNK kembali karena kejadian tersebut.
Sementara saat dikonfirmasi, Kapolsek Percut Sei Tuan, Ronald Sipayung mengatakan, pihaknya baru saja menerima laporan pengaduan. “Akan kita tindaklanjuti pengaduan dari korban,” ucapnya. (ns)











