Sibolangit, (Analisa). Akbar Febriansyah (10), warga Jalan AR Hakim Gang Sederhana, Kecamatan Medan Area, tewas tenggelam di kolam "Dewi Garden" di Desa Bandar Baru, Sibolangit Kabupaten Deliserdang, Minggu (24/5). Korban dibawa ke UPT Puskesmas Sibolangit untuk divisum luar, hasilnya korban sudah tewas akibat tersumbat pernafasan karena air.
Kapolsek Pancurbatu AKP Frido Gultom bersama Kapos Pol Bandar Baru Aiptu Dermawan Sembiring ke tempat kejadian perkara menemui kepala sekolah korban. Diperoleh keterangan menyebutkan, pagi Minggu Akbar Febriansyah ikut rombongan sekolah MDA Alhairat Jalan Ar Hakim bertamasya ke daerah Berastagi, sekaligus memeriahkan acara perpisahan pelajar kelas MDA Alhairat. Sekembali dari Berastagi rombongan yang menumpang bus singgah ke kolam renang Dewi Garden didampingi beberapa guru sekolah tersebut.
Setiba di komplek kolam renang Dewi Garden tersebut, beberapa guru mempersilahkan pelajar untuk makan siang. Setahu bagaimana mungkin karena para guru kurang waspada akhirnya Akbar Febriansyah pergi bersama dua temannya berlari ke arah kolam renang. Gurunya serta penjaga kolam telah menasehatinya agar jangan mandi di kolam orang dewasa.
Ketika korban asyik mandi dan bermain-main water boom tidak berapa lama mungkin korban terdorong tubuh temannya sehingga terseret ke dalam kolam tersebut,tetapi kedua temannya tidak ada memberitahu kondisi Akbar Febriyansyah. Seorang pengunjung ketika hendak mandi melihat tubuh korban berada di dasar kolam, kemudian diberitahukannya pada orang-orang yang dekat kolam. Barulah para guru, pengawas kolam dan pengunjung lainya yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban.
Tubuh Akbar Febriyansyah ketika diangkat dari dasar kolam sangat lemah dan diberikan pertolongan pertama dengan membawa ke klinik di Bandar Baru.
Kepala Sekolah MDA Alhairat Syarifuddin SAg ketika ditanya wartawaan saat berada di UPT Puskesmas Sibolangit membenarkan, korban adalah anak didiknya. “Saya sudah melarang Akbar Febriyansyah mandi ke kolam sebelum makan, tetapi anak ini bersama dua orang kawannya langsung lari dan mandi. Saya tidak menduga demikian jadinya",ujar Syafruddin.
Ka UPT Puskesmas Kecamatan Sibolangit, dr. Tomo Edy membenarkan telah melakukan visum luar terhadap Akbar Febriyansyah yang tenggelam. “Tidak ada ditemukan pada tubuh korban tanda-tanda memar", kata Tomo.
Kapolsek Pancurbatu AKP Frido Gultom didampingi Kapos Pol Bandar Baru membenarkan kejadian seorang anak tenggelam di kolam renang. Jenazah dibawa keluarga duka ke Medan dan tidak ada indikasi penganiayaan.
Pantauan Analisa, orangtua korban Ismail dan Wahyuni tidak sanggup menatap jenazah anaknya sehingga mereka lebih awal pulang ke Medan. Jenazah Akbar Febriyansyah pukul 18.25 WIB dibawa dengan mobil unit Patroli Polsek Pancurbatu ke Medan didampingi pengusaha kolam renang Dewi Garden, Ka Sekolah MDA Alhairat dan parta guru lainnya.
Kapolsek Pancur Batu, AKP Frido Gultom didampingi Kanit Reskrim Iptu Herman Sembiring membenarkan kejadian anak tewas tenggelam di kolam renang Dewi Garden. (dr)











