Karo, (Analisa). Jalan Perjuangan jurusan Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe menuju Desa Beganding, Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Karo saat ini mulai dibangun melalui APBD Karo 2016 sebesar Rp4,3 miliar.
Sarana jalan ini dibuka masa Bupati Karo almarhum Rupai Perangin-angin karena masa lalu, daerah ini merupakan daerah pertahanan dan benteng para pejuang Karo mempertahankan penjajahan di masa kolonial mau pun masa penjajahan masa Jepang di Tanah Karo. Daerah ini disebut juga sebagai “benteng” dan tempat awal berdirinya Makam Pahlawan di Tanah Karo sebelum dipindahkan ke Jalan Veteran, Kabanjahe.
Hal itu dikatakan Lumba Sinulingga, mantan kepala Desa Sirumbia dan Salem Ginting, mantan Kepala Desa Cimbang Kecamatan Payung didampingi Laksana Tarigan, Kepala Sekolah SD Cimbang kepada Analisa, Jumat (9/9) di Kabanjahe.
Pembangunan jalan perjuangan ini sudah sewajarnya. Sebab, selain diperlukan untuk sarana transportasi warga antar kecamatan, baik Kecamatan Kabanjahe, Simpangempat juga termasuk jalan alternatif bagi kecamatan Payung, Tiganderket dan Kutabuluh juga potensial sebagai jalan evakuasi erupsi Sinabung bagi warga di sekitar lingkaran kaki Gunung Sinabung, ujar Sinulingga dan Salem Ginting.
Kadis PUD Karo, Paten Purba yang dikonfirmasi Analisa, Jumat (9/9) melalui Kabid Bina Marga, Edward Sinulingga di kantornya, membenarkan pembangunan jalan perjuangan jurusan Kandibata-Beganding sepanjang 3,2 km.
“Sepanjang 3,2 km jalan itu akan dihotmix dengan anggaran Rp4,3 miliar melalui APBD Karo 2016,” jelas Edward merinci. (alex)











