DENGAN jumlah mencapai puluhan ribu, semut ada di sekitar kita. Semut merupakan binatang yang kerap kita temui sehari hari. Populasi semut tercatat tertinggi di hutan hujan tropis.
Tapi semut-semut bisa ditemukan dimana saja di dunia. Sementara semut-semut tergolong sangat terorganisir dan makluk berhasi, semut juga perusak.
1. Semut bunuh teman
yang jadi zombie
Ada satu spesies semut kayu di Amerika Selatan. Kadang semut jenis ini diinfeksi jamur. Ketika jamur menginfeksi semut kayu, maka semua perilaku semut akan dikendalikan jamur.
Semut yang terinfeksi tersebut berubah menjadi zombie. Si jamur mengendalikan semut untuk memanjat ke pohon yang tinggi sehingga jamur bisa berkembang biak meletakkan spora di pucuk daun pohon tinggi.
Semut yang terinfeksi tentu saja tak akan bisa berguna lagi untuk koloninya. Semut-semut yang masih sehat ternyata bisa membedakan mana semut temannya yang sudah terinfeksi dan mana yang belum.
Untuk mencegah penyebaran infeksi jamur, maka semut sehat akan menangkap semut yang sudah terinfeksi membawanya pergi dan menghancurkan tubuhnya di tempat yang jauh.
Dengan begitu semut lain aman dari infeksi. Semut kayu asal Amerika Selatan ini juga mampu mengatur strategi yang agak licik. Semut- semut yang sudah tua, dikirim ke luar sarang untuk melakukan tugas-tugas berbahaya.
Sementara semut yang masih potensial dandianggap penting ditugasnya di dalam sarang untuk menjaga bayi bayi semut.
2. Semut raspberry rusak kabel listrik
Semut raspberry atau dikenal dengan semut gila. Mereka berasal dari pulau Christmas. Entah dengan cara apa mereka kemudian menyebar hingga ke Australia dan Amerika.
Pertumbuhan koloni mereka cepat. Persebaran mereka juga cepat sehingga salah satu ahli pengendali serangga Tom raspberry fokus untuk meneliti jenis semut ini.
Gigitan mereka memang tak berbahaya, namun pertubuhan mereka yang cepat sering membuat struktur bangunan tertentu rusak dengan cepat. Mereka menggerogoti bagian bangunan tertentu. Membuat rumah di rongga rongga bangunan dengan menyisakan tubuh semut mati yang menggunung.
Benda yang menjadi favorit serangan mereka adalah kabel-kabel listrik. Jika sudah diserbu semut raspberry ini beberapa alat elektronik akan rusak karena kabelnya terkelupas.
Bagaimana mungkin semut bisa mengidentifikasi dan menyerang kabelnya. Oleh karena ganasnya daya rusak mereka ini, semut raspbery disebut semut gila.
3. Semut miliki budak
Perbudakan di dunia manusia sudah dilarang secara resmi. Tapi siapa sangka ternyata semut juga mempraktekkan perilaku perbudakan ini. Ada satu spesies semut yang rahangnya terlalu besar. Mereka lebih tepat berperang dengan spesies semut lain sampai sampai tidak bisa makan sendiri.
Oleh karena tidak bisa makan sendiri ini mereka memperkerjakan budak-budak sebagai pelayan. Caranya, mereka menyerang koloni semut jenis lain kemudian mencuri telur telurnya.
Telur-telur ini kemudian dibawa pulang ke sarang mereka. Telur-telur tersebut dirawat hingga menetas. Setelah menetas, semut dari spesies lain tersebut dijadikan budak untuk memberi makan mereka pemilik koloni asli. Semu ini ternyata cerdik tapi jahat6.
4. Semut mampu
memperangkap korban
Satu spesies semut yang ditemukan di Amazon mampu menciptakan booby trap buat serangga lebih besar. Booby trap adalah semacam jebakan yang dibuat untuk memperangkap mangsanya. Bentuknya bisa bermacam macam. Bisa tanah dilubangi kemudian lubang tersebut di tutup dengan daun. Ketika ada yang lewat diatas daun, maka dia akan terperangkap di lubang yang telah disiapkan.
Untuk menangkap serangga yang lebih besar, semut akan menyiapkan lubang dan menutupnya dengan dedaunan. Begitu ada serangga yang lewat diatas daun, maka dia akan terjatuh ke dalam lubang.
Semut yang telah siaga kemudian menyergap dan beramai ramai memegangi serangga supaya tidak bisa lari dari dalam lubang. Sementara sebagian memegangi, sebagian lagi menyengat dan memotong motong mangsa tersenut.
5. Semut mampu
melumpuhkan rusa
Dibanding dengan rusa, semut sangat kecil. Namun siapa sangka ternyata ada spesies semut yang mampu melumpuhkan rusa. Semut tersebut adalah semut api. Semut api terkenal bisa bergerak dengan cepat. Tak hanya bergerak dalam arah mendatar, ketika memanjat permukaan vertikal pun gerakan mereka sangat cepat.
Gigitan semut api ini terkenal sakit. terkadang korban gigitan semut ini juga sampai meninggal atau kritis. Minimal mengalami shock berat kalau gigitannya banyak.
Jika manusia digigit kita masih bisa melakukan langkah antisipasi. Namun kalau yang digigit binatang, kemungkinan besar mereka akan mati. Karena banyaknya populasi semut merah ini populasi rusa serta burung burung di habitat semut menjadi terancam.
Manusia sudah berusaha ikut campur dalam mengurangi ganasnya semut api ini terhadap hewan lain tapi sia sia.
Jumlah mereka terlalu banyak. begitu rusa menginjak sarang, beberapa semut akan langsung menggigit. Rusa yang syok kemudian akan semakin lemah dan tidak bisa lari. Semakin rusa diam, makin banyak pula semut lain yang menyerang.
Dan akhirnya semut pun melumpuhkan binatang yang besarnya ribuan kali dari ukuran tubuhnya sendiri.
6. Semut ternyata bisa bercocok tanam
Dulunya dalam mencari makan, manusia itu juga berburu dan mengumpulkan makanan-makanan, seperti semut.
Karena kemampuan otak kita semakin meningkat, manusia pun mulai bercocok tanam. Memperoleh makanan dengan menanam dan menternakkan hewan.
Ternyata kemampuan menanam makanan ini bukan hanya dimiliki manusia saja, semut juga bisa bercocok tanam. Semut yang pandai bercocok tanam tersebut adalah semut pemotong daun. Mereka tidak memakan daun tapi rajin mengumpulkan daun dan membawanya ke sarang. Ternyata dari dedaunan yang di awa ke sarang tersebut akan tumbuh jamur. Jamur- jamur inilah yang dipanen semut-semut untuk dijadikan makanan. Semut ini pintar tapi juga merusak.
7. Semut menakuti gajah
Benarkah gajah takut dengan
semut ketimbang tikus? Demikian pertanyaan menggelitik yang memancing peneliti menelusuri kebenaran itu. Menurut cerita versi kartun Disney, gajah takut dengan tikus karena hewan pengerat itu meneror hati sang gajah.
Namun, sebenarnya musuh utama gajah lebih kecil dari tikus, yakni semut. Gajah ternyata sangat takut dengan semut.
Berdasar kisah di savana Afrika, semut berhasil menakuti gajah dengan memasuki belalai mereka yang sensitif. (tlgc/listvs/es)










