Bank Sumut Aplikasi CMS Kasda

Medan, (Analisa). Setelah sukses digunakan 15 peme­rintah daerah di Sumatera Utara, kali ini aplikasi Cash Management System (CMS) Kas Daerah (Kasda) yang dimi­liki Bank Sumut resmi diluncurkan un­tuk pengelolaan keuangan daerah Ka­bupaten Karo, Rabu (30/8).

“Peluncuran CMS Kasda bertepatan dengan kegiatan peresmian gedung kantor baru BPKPAD Pemkab Karo yang direhabilitasi dengan menggu­nakan sumber dana dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumut”, Sebut Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto.

Dirut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Bank Sumut dalam hal pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Karo melalui aplikasi dan sistem perbankan yang dinamakan program Cash Management System (CMS) Kasda.

“Melalui aplikasi yang dikem­bang­kan secara online dan diintegra­sikan dengan aplikasi Sistem Informasi Ma­nagemen Daerah ataupun Simda ini, diharapkan dapat membantu mening­katkan akuntabilitas pengeloaan ke­uang­an daerah yang lebih efektif dan efisien,” Kata Edie.

Ditambahkan Edie, sampai saat ini sudah ada 15 pemerin­tah daerah yang telah menggunakan CMS Kasda online terintegrasi dengan Simda dan untuk tahun ini juga akan diimplementasikan kepada lima pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Selain itu itu, Bank Sumut juga telah berhasil mengembangkan sistem online penerimaan kas daerah secara host to host untuk menerima pembayaran pa­jak/retribusi daerah, dan seluruh pe­nerimaan daerah seperti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dapat dibayarkan melalui berbagai delivery channel Bank Sumut (Teller, ATM dan SMS Banking). Yang terbaru, Bank Sumut juga telah mengembangkan sistem penerimaan pajak kendaraan bermotor bekerjasama dengan Tim Pembina Samsat dalam bentuk layanan E-samsat.

Salurkan CSR

Selain melakukan peluncuran program aplikasi CMS Kasda, dalam ke­giatan tersebut Bank Sumut juga me­nyalurkan secara resmi CSR yang dipe­runtukkan bagi Pemerintah Daerah Ka­ro, berupa pembuatan sumur bor dan penampungan air minum di Kecamatan Payung senilai Rp380 juta rupiah serta rehabilitasi ataupun penataan kembali gedung kantor BPKPAD Pemkab Karo senilai Rp354,9 juta rupiah.

Bupati Karo Terkelin Brahmana me­ngucapkan terima kasih dan apre­sia­sia­tas pemberian CSR tersebut. Di­kata­kan­nya, program CSR ini meru­pakan bentuk sinergi yang penting an­tara pe­merintah daerah Kabupaten Karo de­ngan pihak swasta umumnya dan khu­susnya PT. Bank Sumut dalam men­cari sumber pendanaan alternatif ketika ke­mampuan APBD mengalami keter­bata­san.

“Harapan kita kepada seluruh pim­pinan SKPD agar menggunakan program CSR sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif dalam pem­ba­ngunan daerah yang dapat berdampak kepada pemerataan dan percepatan pembangunan,” ujarnya. (rel/msm)

()

Baca Juga

Rekomendasi