“Peluncuran CMS Kasda bertepatan dengan kegiatan peresmian gedung kantor baru BPKPAD Pemkab Karo yang direhabilitasi dengan menggunakan sumber dana dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumut”, Sebut Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto.
Dirut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Bank Sumut dalam hal pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Karo melalui aplikasi dan sistem perbankan yang dinamakan program Cash Management System (CMS) Kasda.
“Melalui aplikasi yang dikembangkan secara online dan diintegrasikan dengan aplikasi Sistem Informasi Managemen Daerah ataupun Simda ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan akuntabilitas pengeloaan keuangan daerah yang lebih efektif dan efisien,” Kata Edie.
Ditambahkan Edie, sampai saat ini sudah ada 15 pemerintah daerah yang telah menggunakan CMS Kasda online terintegrasi dengan Simda dan untuk tahun ini juga akan diimplementasikan kepada lima pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Selain itu itu, Bank Sumut juga telah berhasil mengembangkan sistem online penerimaan kas daerah secara host to host untuk menerima pembayaran pajak/retribusi daerah, dan seluruh penerimaan daerah seperti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dapat dibayarkan melalui berbagai delivery channel Bank Sumut (Teller, ATM dan SMS Banking). Yang terbaru, Bank Sumut juga telah mengembangkan sistem penerimaan pajak kendaraan bermotor bekerjasama dengan Tim Pembina Samsat dalam bentuk layanan E-samsat.
Salurkan CSR
Selain melakukan peluncuran program aplikasi CMS Kasda, dalam kegiatan tersebut Bank Sumut juga menyalurkan secara resmi CSR yang diperuntukkan bagi Pemerintah Daerah Karo, berupa pembuatan sumur bor dan penampungan air minum di Kecamatan Payung senilai Rp380 juta rupiah serta rehabilitasi ataupun penataan kembali gedung kantor BPKPAD Pemkab Karo senilai Rp354,9 juta rupiah.
Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan terima kasih dan apresiasiatas pemberian CSR tersebut. Dikatakannya, program CSR ini merupakan bentuk sinergi yang penting antara pemerintah daerah Kabupaten Karo dengan pihak swasta umumnya dan khususnya PT. Bank Sumut dalam mencari sumber pendanaan alternatif ketika kemampuan APBD mengalami keterbatasan.
“Harapan kita kepada seluruh pimpinan SKPD agar menggunakan program CSR sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif dalam pembangunan daerah yang dapat berdampak kepada pemerataan dan percepatan pembangunan,” ujarnya. (rel/msm)











