Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Madina - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp36,5 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Perbaikan tersebut mencakup jalur Jembatan Merah hingga Simpang Gambir, serta beberapa titik di wilayah Ulu Pungkut yang terdampak longsor.
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertemuan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi yang berlangsung pekan lalu.
“Pemerintah provinsi telah menetapkan anggaran Rp36,5 miliar untuk penanganan jalan dari Jembatan Merah sampai Simpang Gambir,” ujar Bupati kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan Jembatan Aek Inumon 1 sebesar Rp4,5 miliar dan Jembatan Aek Inumon 2 sebesar Rp4 miliar.
Selain itu, penanganan longsor di ruas Muara Soma–Simpang Gambir dianggarkan Rp12 miliar, ruas Jembatan Merah–Muara Soma sebesar Rp10 miliar, serta ruas Muara Pungkut–Simpang Banyak sebesar Rp3 miliar.
Pemerintah juga mengalokasikan Rp6 miliar untuk pemeliharaan berkala jalan di ruas Muara Soma–Simpang Gambir.
Bupati menambahkan, pekerjaan di wilayah Ulu Pungkut mencakup penguatan badan jalan dengan sistem penahan tanah guna memulihkan akses dari Kotanopan menuju daerah tersebut.
“Dengan perbaikan ini, akses transportasi masyarakat diharapkan kembali normal, terutama jalur vital yang menghubungkan berbagai wilayah hingga ke Natal,” katanya.
Rencananya, proyek perbaikan akan mulai dikerjakan pada Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada tahun yang sama.
Pemerintah daerah berharap perbaikan ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan yang saat ini mencapai 4 hingga 5 jam menjadi sekitar 2 hingga 3 jam.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Perbaikan jalan ini dinilai krusial untuk menunjang aktivitas sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat. (
RES)
(WITA)