Ninja Sawit Merajalela, Warga Pantai Barat Madina Resah

Ninja Sawit Merajalela, Warga Pantai Barat Madina Resah
Ninja Sawit Merajalela, Warga Pantai Barat Madina Resah (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Pantai Barat - Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah pantai barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meresahkan masyarakat. Para pelaku yang kerap disebut warga sebagai “Ninja Sawit” disebut semakin berani beraksi dengan menyasar kebun milik petani saat kondisi kampung sepi.

Sorang petani sawit warga pantai barat di salah satu Desa yakni di Desa Sikara-kara, Kecamatan Natal, Rohadan, mengungkapkan bahwa aksi pencurian sawit tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belakangan semakin sering terjadi. Para pelaku diduga telah memahami situasi dan kebiasaan masyarakat sebelum menjalankan aksinya.

‎“Biasanya mereka beraksi hari Jumat, karena banyak petani tidak pergi ke ladang. Selain itu saat ada hajatan di kampung atau malam hari,” ujar Rohadan saat ditemui, Sabtu (23/5/2026).

‎Menurutnya, para pelaku diduga bergerak secara berkelompok dan memanfaatkan lemahnya pengawasan di area perkebunan masyarakat. Kondisi kebun yang berjauhan dari permukiman juga membuat aksi pencurian sulit terdeteksi.

‎Ia mengatakan, keresahan masyarakat semakin meningkat karena hasil panen sawit menjadi salah satu sumber utama penghasilan warga di Desa Sikara-kara.
‎Kehilangan beberapa tandan sawit saja dinilai cukup berdampak terhadap ekonomi keluarga petani. ‎“Kalau sudah sering hilang, tentu petani rugi. Apalagi sekarang kondisi ekonomi juga susah,” katanya.

‎Rohadan menilai maraknya aksi “Ninja Sawit” diduga berkaitan dengan meningkatnya angka pengangguran di wilayah tersebut. ‎Selain itu, ia juga menduga meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang disebut ikut memicu tindak kriminal di tengah masyarakat.

‎“Rata-rata sekarang karena pengangguran juga, ditambah banyak pemakai narkoba,” ungkapnya.

‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perkebunan warga. ‎
‎Warga juga meminta adanya perhatian serius terhadap persoalan sosial seperti pengangguran dan penyalahgunaan narkotika yang dinilai mulai mengkhawatirkan di kawasan pantai barat Madina.

‎Sejumlah petani mengaku kini mulai memperketat penjagaan kebun mereka, untuk menghindari pencurian. Namun demikian, warga berharap solusi permanen segera dilakukan agar keresahan masyarakat tidak terus berlarut. (RES)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi