Sepuluh Penemuan Aneh dari Luar Angkasa

LUAR angkasa atau anta­riksa merujuk pada bagian yang relatif kosong dari Jagad Raya, di luar atmosfer dari benda "celes­tial". Istilah luar angkasa diguna­kan untuk membedakannya dengan ruang udara dan lokasi "terres­trial".

Karena atmosfer Bumi tidak memiliki batas yang jelas, namun terdiri dari lapisan yang secara bertahap semakin menipis dengan naiknya ketinggian.

Ketinggian 100 kilometer atau 62 mil ditetapkan oleh Fédération Aéronautique Internationale merupakan definisi yang paling banyak diterima sebagai batasan antara atmosfer dan angkasa.

Antariksa adalah tem­pat yang sangat luas dan penuh mis­teri. Ka­rena itulah para ilmu­wan beru­saha untuk mem­bong­kar tabir misteri yang menye­limuti luar angkasa. Se­jumlah astronot dikirim ke anta­riksa untuk me­ngamati apa saja yang ada di luar angkasa.

Hari, bulan, dan tahun mereka lalui di luar angkasa. Apa saja yang mereka temukan di luar angkasa? Berikut pene­muan-penemuan unik di antariksa:

1. Living bacteria (bak­teri hidup)

Luar angkasa memiliki kon­disi yang sangat ekstrim dimana ruang hampa udara membuat manusia, atau lebih tepatnya makhluk hidup tidak bisa bertahan lama berada di dalamnya.

Terkecuali Tardigrade, mikro organisme yang diketahui me­miliki kemampuan untuk berta­han hidup di situasi yang ekstrim. Selain Tardigrade, tak ada makhluk hidup lain yang bisa bertahan hidup di luar angkasa.

Namun, belum lama, para as­tronot berhasil menemukan makh­luk hidup berupa bakteri yang ber­hasil hidup di luar ang­kasa, di luar International Space Station.

Oleh mereka, bakteri tersebut diambil menggunakan kain pel untuk diteliti. Apakah ini bukti akan adanya alien? Para astronot yang tidak percaya begitu saja akan alien, mencoba mencari alasan yang paling masuk akal akan keberadaan bakteri hidup di luar angkasa.

Mereka beralasan, bakteri terse­but awalnya berasal dari Bumi. Tekanan udara mendorong bakteri tersebut ke atmosfir Bumi dan ter­bawa hingga ke luar ang­kasa.

2. Penampakan UFO

dipo­tong NASA

Luar angkasa sangatlah luas. Luasnya tersebut menjadi selimut tebal dari segala misteri yang ada di baliknya. Salah satu misteri yang sampai saat ini diperta­nya­kan orang-orang adalah, apakah di luar sa­na ada kehidupan la­yaknya di Bumi?

Atau singkatnya, apakah ada alien di luar sana? Anda mungkin juga memiliki pertanyaan yang sama akan keberadaan alien.

Jawaban tentang keberadaan alien tersebut mungkin ada pada ta­yangan video live yang terjadi pada 15 Januari 2015. S

aat itu, NASA sedang melaku­kaan live video tentang Inter­na­tional Space Station yang ada di luar angkasa. Tanpa disengaja, ada sosok UFO yang lewat dan muncul di live video tersebut. Menyadari itu, NASA langsung memotong live video. Benarkan objek yang mu­ncul dalam video tersebut ada­lah UFO? Kenapa NASA ingin me­nyembunyi­kannya?

3. Planet Gliese 581 c

Banyak ramalan yang menga­takan bahwa Bumi akan kiamat pada waktu yang dekat. Meski sam­pai saat ini belum ada ramalan ter­se­but yang terjadi, banyak il­mu­­­wan yang mulai mencari ke­beradaan planet lain yang seki­ranya bisa dijadikan planet tem­pat tinggal baru. Dan, akhirnya ditemu­kanlah Planet Gliese 581 c.

Para ilmuwan beranggapan, Gliese 581 c ini bisa menjadi tempat tinggal baru bagi manusia. Terlepas dari kenyataan bahwa planet ini bisa membunuh manu­sia. Ter­masuk dalam orbit Red Dwarf Star, Gliese 581 c memiliki ukuran yang jauh lebih kecil daripada Mata­hari, dengan tingkat keterangan ca­haya 1,3% dari Matahari.

Gliese 581 lebih cocok diang­gap sebagai bintang daripada pla­net. Pasang surut adalah hal yang wajar di Gliese 581 c. Satu sisi planet selalu menghadap bin­tang, satu lagi tidak, kurang lebih sama seperti Bumi dan Bulan. Tinggal di bagian yang meng­hadap bintang bisa melelehkan wajah, tinggal di bagian lainnya bisa membuat Anda membeku.

4. Large Quasar Group

Large Quasar Group atau LQG ada­lah koleksi quasar yang ter­ben­tuk dari lubang hitam raksasa. Qua­sar ini sangat terang, sangat ener­getik, dan sangat kuat.

Jika dilihat dari teleskop, quasar tampak seperti titik mirip de­ngan bintang. LQG ini memiliki jarak yang sangat jauh, sekitar em­par miliar tahun cahaya dari Bumi.

LQG membuat ilmuwan he­ran karena ukurannya yang sangat besar, dimana ukuran maksimum struktur kosmik harusnya hanya 1,2 miliar tahun cahaya.

Bagaimana LQG ini bisa ter­bentuk? Padahal ilmuwan cukup sa­dar dengan segala hal yang ber­jarak 100 juta tahun cahaya dari pla­net Bumi.

5. Antimatter

Ada yang namanya matter atau materi, ada juga yang namanya antimatter atau anti materi. Per­bedaan antimatter-matter, kurang lebih sama seperti Superman-Biz­zaro.  Keduanya memiliki sifat yang berkebalikan. Jika matter me­miliki massa atau berat, antimatter tidak memiliki massa atau berat sama sekali.

Para peneliti yang menemukan antimatter, berusaha mencari tahu lebih dalam tentang keberadaan an­timatter. Misalnya, dari mana an­timatter ini terbentuk?

Menurut perkiraan, antimatter bisa terbentuk dari ledakan Big Bang. Ledakan Big Bang sendiri, seperti yang kita tahu adalah awal terbentuknya dari alam semesta.

6. Cosmic Microwave

Back­ground

Terbentuknya alam semesta terjadi karena ledakan Big Bang. Tapi, benarkah hanya itu? Hanya itukah yang muncul dari ledakan Big Bang?

Ternyata tidak. Selain sebagai awal muncul terciptanya semesta, ledakan Big Bang memunculkan sesuatu yang lain bernama Cosmic Microwave Background, disingkat menjadi CMB.

CMB adalah radasi yang tercipta setelah terjadinya Big Bang yang men­jadi awal mula terciptanya alam semesta. CMB pertama kali ter­deteksi di tahun 1960an, saat itu, CMB terdengar seperti suara ge­lombang radio yang muncul di­mana-mana di luar angkasa.

Penemuan ini dianggap seba­gai pe­nemuan aneh sekaligus besar selain Big Bang.

7. Black Hole

Sudah dijelaskan bahwa lu­bang hitam adalah kebalikan dari lubang putih. Jika lubang putih akan me­mun­tahkan sesuatu ke luar, maka lubang hitam justru akan meng­hi­sap apapun ke dalamnya.

Albert Einstein adalah ilmu­wan yang berhasil menemukan ke­be­radaan lubang hitam ini dengan menggunakan ilmu matematika milikinya.

Tidak ada yang bisa membuk­tikan apa yang ada di dalam lu­bang hitam. Mereka hanya bisa memas­tikan bahwa apapun yang tersedot ke dalam lubang hitam, tidak akan bisa keluar.

Teori gila yang beredar, lubang hitam bisa menghubungkan de­ngan misteri lain yang berusaha di­pecahkan oleh ilmuwan yakni per­jalanan menembus ruang dan waktu atau time travel.

8. White Hole

Bila ada yang namanya Black Hole/lubang hitam, para peneliti memperkirakan bahwa ada juga yang namanya White Hole/lubang putih.

Sama seperti Yin dan Yang, lu­bang hitam dan lubang putih ada­lah dua hal yang saling kontra­dik­si. Jika lubang hitam akan meng­hisap apapun ke dalam, maka lu­bang putih akan memun­tahkan se­suatu dari dalam, ke luar angkasa.

Para peneliti hingga saat ini ha­nya baru berspekulasi tentang ke­beradaan lubang putih. Tak ada tan­da sedikit pun tentang kebera­daan lubang putih. Ketiadaan tanda-tan­da akan lubang putih dikar­e­na­kan juga tak ada benda yang di­muntahkan oleh lubang putih.

Para peneliti masih berusaha men­deteksi ledakan radiasi yang tak biasa yang nantinya akan di­kem­­­bangkan hipotesis mengenai lu­bang putih.

9. Black Widow Pulsar

Sebelum membahas lebih jauh apa itu Black Widor Pulsar, mari kita bahas lebih dahulu mengenai pulsar. Pulsar adalah bintang neutro yang memiliki ro­tasi sangat cepat.

Pulsar ini merupakan sisa-sisa yang tertinggal dari bintang yang telah mati. Salah satu pulsar, Pulsar J1311-3430 atau Black Widow Pulsar adalah pulsar yang sangat berbahaya.

Kenapa berbahaya? Pulsar ini te­rus bertambah besar dengan cara me­makan partnernya sendiri yang me­rupakan bintang normal. Tak ha­nya bertambah besar, Black Wi­dow Pulsar juga sema­kin berta­mbah energinya setiap meng­kani­bal bintang baru. Pulsar J1311-3430 memiliki berat dua kali dari Mata­hari, dengan lebar sebesar Washington, DC.

10. Arus Listrik

Beberapa tahun lalu, para ilmu­wan dikejutkan dengan pene­muan hal aneh berupa arus listrik di luar angkasa.

Arus listrik tersebut berkisar 10^18 amps atau setara dengan 1 tri­liun petir. Dengan arus listrik se­besar itu, ada banyak hal yang bi­sa kalian lakukan, contohnya mengecas baterai handphone sam­pai penuh.

Para ilmuwan berasumsi bah­wa arus listrik tersebut berasal dari lu­bang hitam yang sangat besar yang berada di tengah ga­laksi.

Medan lis­trik dari lubang hitamg tersebut mampi mencip­takan arus listrik yang sangat besar, dengan ber­mo­dal­kan gas dan debu hingga jarak melebihi 150.000 tahun ca­haya. (tpc/wkp/listvc/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi