40 Tahun Sendirian di Pulau Sable

WANITA ini telah membuktikan dirinya sanggup dan hanya berteman hewan di sekitar pulau yang di­hu­ninya. Zoe Lucas, demikian namanya, kini ia berusia 67 ta­hun, tinggal di sebuah rumah kayu di pulau terpencil yaitu Pulau Sable di lepas pantai Kanada.

Bagaimana tidak terpencil, pu­lau ini selalu ditutupi kabut se­lama 127 hari dalam setahun.

Tidak hanya itu, cara mencapai pulau ini juga tergolong sa­ngat sulit karena hanya bisa dicapai menggu­nakan perahu atau pesawat sewaan.

Zoe pertama kali datang ke pu­lau ini pada tahun 1971 saat diri­nya masih menjadi seorang maha­sis­wa. Dia lalu jatuh cinta pada Pu­l­au Sable dan menjadikan pulau ini sebagai rumahnya. Hingga kini, Zoe tercatat telah tinggal selama 46 tahun di Pulau Sable.

Namun Zoe mengakui diri­nya tidak akan pernah merasa kesepian selama ada teropong untuk dirinya mengagumi hewan liar yang me­nu­rutnya menakjubkan di Pulau Sable.

Zoe hidup dalam ketenangan ber­sama 400 ekor kuda, 300 ribu anjing laut, dan 350 spesies burung yang menemaninya.

Dikutip dari MailOnline Tra­vel, Zoe menceritakan awal diri­nya datang ke Pulau Sable. "Saya mengoceh dan terus me­ngoceh, sa­ya sangat ingin pergi ke Pulau Sable. Awalnya saya datang ke si­ni untuk mencari kuda," ujar Zoe.

Sekarang wanita yang juga me­rupakan ilmuwan itu jarang kem­bali ke kota asalnya. Hidup Zoe lalu bergantung pada persediaan ma­kanan yang diterbangkan ke Pu­lau Sable setiap minggu.

Kini Zoe menghabiskan hari-harinya untuk mempelajari ekologi dan mengumpulkan tengkorak kuda. Hal itu ia lakukan agar para ilmu­wan dapat mengetahui bagai­mana hewan tersebut dapat ber­adaptasi di pulau itu.

Pulau Sable sendiri mendapat julukan 'Kuburan Atlantik' setelah lebih dari 300 bangkai kapal dite­mu­kan di sana. Pada 20 Juni 2013, Pulau Sable dijadikan sebuah cagar alam nasional.

Tak masuk di akal rasanya jika mendengar perjalanan hidup pe­rem­puan ini. Zoe Lucas, rela hidup send­iri selama 40 tahun di Pulau Sable yang terletak di le­pas pantai Kanada. Pulau yang masih masuk dalam provinsi Nova Scotia ini m­e­­miliki luasnya 31.6 kilometer per­­segi dan Zoe Lucas adalah satu­nya-satunya manusia yang hidup dalam pulau tersebut. Selebihnya, penghuni pulau ini adalah 350 spesies burung, 300.000 anjing laut abu-abu, dan 400 spe­sies kuda asli Pulau Sable.

Ilmuan

Lucas adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Halifax. Perem­puan ini pertama kali mengin­jak­kan kaki di Pulau Sable saat dirinya berusia 21 tahun pada tahun 1971. “Pada saat itu saya sangat ingin da­tang ke pulau ini untuk mempe­lajari spesies kuda yang ada,” ujar Lucas seperti dilan­sir dari Daily­mail (25/07/2017). Lucas yang juga dikenal sebagai seorang naturalist, me­ngatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa kese­pian dan mam­pu beradaptasi de­ngan baik.

Dedikasinya terhadap pekerjaan yang membuat perempuan ini bertahan selama 40 tahun. Sebuah kamp di ujung pulau yang merupa­kan bangunan bekas stasiun penye­lamat merupakan tempat tinggal Lu­cas pada awal dirinya hidup di Pulau Sable.

Saat ini, dirinya hidup di dalam ru­mah kayu yang diba­ngun di se­kitar bukit pasir ketika Pulau Sable ditetapkan menjadi Taman Nasio­nal pada 20 Juni 2013. Dalam ru­mah itu, fasilitas yang paling utama digunakan oleh Lucas adalah buku catatan dan teropong untuk menga­mati satwa liar di tepi pantai.

Tempat tinggal Zoe Lucas di Pulau Sable, selain mengamati sat­wa liar di Pulau Sable, Lucas juga mengumpulkan tengkorak-tengkorak dari kuda yang ada pada pulau tersebut untuk mendukung pe­nelitian dan memahami bagai­mana proses adaptasi sa­twa liar di tempat itu.

Karena memang spesies kuda yang ada di Pulau Sable tidak se­perti kuda pada umumnya. Selain dari bentuk fisiknya, banyak il­muwan yang tertarik untuk meneliti bagaimana kuda-kuda liar ini ber­tahan hidup tanpa ada antibiotik.

Berkat dedikasinya, dirinya da­pat bekerja sama dengan pihak Ta­man Nasional, sesekali, perempuan yang berasal dari Halifax, Kanada, ini kembali ke kotanya. Tapi waktu yang dihabiskan di Halifax tidak terlalu lama, kemudian dirinya akan kembali terbang menuju Pulau Sab­le untuk melanjutkan kegiatannya. Bah­kan saat ini, Lucas juga telah be­­kerja sama dengan pihak Taman Nasional untuk penelitian terkait habitat satwa liar yang ada di Pulau Sable.

Terletak sekitar 100 mil dari No­va Scotia (Skotlandia baru), yang me­rupakan sebuah provinsi Kana­da di samping pesisir timur. Peme­rintah setempat meng­ambil keputu­san Pulau Sable juga sebagai taman na­sional. Pulau ini populer karena banyak bangkai kapal serta kuda liar.

Mulai sejak 1583, sudah terdaf­tar kurang lebih 350 kapal karam di laut dekat pulau ini. Sementara jumlah kuda liar diprediksikan men­capai 400-an ekor.

Kuda-kuda ini dulu ditinggalkan oleh pelaut atau terlempar ke dara­tan dari bangkai kapal di se­panjang gun­dukan pasir dan berhasil berta­han bahkan berkem­bangbiak di sebuah pulau tanpa pepohonan, dan hanya ada rumput laut dan air hujan untuk bertahan hidup. (tyc/tsc/ar)

()

Baca Juga

Rekomendasi