Andy Murray (Reuters)
Analisadaily - Andy Murray mengungkapkan kekecewaannya karena harus absen dalam gelaran Australia Terbuka 2020.
"Setelah AO (Australia Open) tahun ini, saya tidak yakin apakah bisa bermain lagi. (Awalnya) saya senang kembali ke Australia dan memberikan yang terbaik. Namun (keputusan) itu mengecewakan bagi saya," sesalnya. "Sayangnya saya mengalami kemunduran baru-baru ini dan sebagai tindakan pencegahan, saya harus menyelesaikannya sebelum saya kembali ke kompetisi," tukas Murray. "Saya tahu betapa bersemangatnya Andy untuk kembali bertanding di Australia pada Januari, dan betapa kecewanya dia tidak berhasil mencapai 2020," kata CEO Tennis Australia, Craig Tiley. Capaian terbaik Andy Murray di Grand Slam Australia Terbuka adalah lima kali menjadi runner-up (2010, 2011, 2013, 2015 dan 2016). Sementara lawan yang paling sering mengalahkannya di final adalah Novak Djokovic (4 kali).
Editor: Eka Azwin Lubis











