Kontestan Miss Universe: Pray for Myanmar

Kontestan Miss Universe: Pray for Myanmar
Kontestan Miss Universe asal Myanmar, Thuzar Wint Lwin, mengangkat poster bertuliskan 'Pray for Myanmar' saat berjalan di atas panggung. (Facebook/Thuzar Wint Lwin)

Analisadaily.com, Florida - Kontestan Miss Universe asal Myanmar, Thuzar Wint Lwin, menggunakan panggung tersebut untuk mendesak dunia berbicara menentang junta militer, yang merebut kekuasaan pada 1 Februari lalu dan menelan ratusan korban jiwa

"Orang-orang kami sekarat dan ditembak oleh militer setiap hari," katanya dalam pesan video untuk kompetisi tersebut, di mana dia tampil di final di Seminole Hard Rock Hotel & Casino di Hollywood, Florida.

"Saya ingin mendorong semua orang untuk berbicara tentang Myanmar. Sebagai Miss Universe Myanmar sejak kudeta, saya telah berbicara sebanyak yang saya bisa," ujar Lwin dilansir dari Channel News Asia, Senin (17/5).

Juru bicara junta Myanmar tidak menjawab panggilan untuk meminta komentar.

Thuzar Wint Lwin adalah di antara puluhan selebriti, aktor, influencer media sosial, dan olahragawan Myanmar yang telah menyuarakan penentangan terhadap kudeta, di mana pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi digulingkan dan ditahan.

Menurut kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, setidaknya 790 orang telah tewas oleh pasukan keamanan sejak kudeta. Lebih dari 5.000 orang telah ditangkap, dengan sekitar 4.000 masih ditahan, termasuk beberapa selebriti.

Thuzar Wint Lwin tidak berhasil mencapai babak terakhir kompetisi Miss Universe, tetapi ia memenangkan penghargaan untuk Kostum Nasional Terbaik, yang didasarkan pada kostum etnis orang Chin-nya dari Myanmar barat laut, di mana pertempuran berkecamuk dalam beberapa hari terakhir antara tentara dan pejuang milisi anti-junta.

Saat dia berjalan di panggung ia mengenakan kostum nasionalnya dan mengangkat sebuah plakat bertuliskan: "Berdoa untuk Myanmar".

(CSP)

Baca Juga

Rekomendasi