DPC Demokrat Medan Dukung Lokot Nasution

DPC Demokrat Medan Dukung Lokot Nasution
DPC Demokrat Medan Dukung Lokot Nasution (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, H. Iswanda Ramli, S.E, membantah keras tudingan segelintir pihak yang menyebut Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut), Lokot Nasution, tidak loyal terhadap partai.

Hal ini disampaikan Iswanda di Kantor Demokrat Medan, Jalan Mengkara, Kamis (13/8). Dia juga mengatakan bahwa DPC Demokrat Kota Medan sudah rapat pleno menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Sumut.
Rapat pleno dihadiri Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, dan pengurus DPC Demokrat Kota Medan tersebut secara aklamasi mendukung penuh Lokot Nasution kembali memimpin Demokrat Sumut periode 2026-2031.
"Kami Alhamdulillah telah mendukung penuh ketua Lokot untuk bersedia kembali menjadi Ketua Demokrat Sumatera Utara periode 2026-2031," ujar Iswanda.
Iswanda sangat menyayangkan pernyataan oknum yang mengaku Deklarator Partai Demokrat tapi membangun opini bernuansa politik sempit, tendensius serta cenderung memecah belah kader partai.
Iswanda tak segan menyentil pihak-pihak yang belakangan gencar melempar isu ketidakloyalan Lokot Nasution melalui media sosial. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak berdasar dan justru dipertanyakan balik loyalitasnya terhadap partai.
"Saya sangat menyangkal apa yang disampaikan oleh segelintir orang yang mengatakan ketua DPD Sumatera Utara tidak loyal. Justru saya bertanya, yang berbicara itu apakah loyal terhadap partai, mengaku deklarator sementara kebijakan partai baik itu pemilihan presiden, pemilihan gubernur, itu selalu mengangakangi apa yang disampaikan oleh ketua umum," tegasnya.
Ia menegaskan, loyalitas Lokot Nasution terhadap instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak perlu diragukan, termasuk dalam mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sumut Bobby Nasution sesuai keputusan partai.
"Saya berprinsip loyalitas terhadap pimpinan. Apa yang disampaikan oleh Ketum AHY dan disampaikan oleh ketua kita, Lokot Nasution, itu yang kita sikapi karena itu adalah keputusan partai yang mengikat," ungkapnya
Iswanda juga membantah narasi yang menyebut kepengurusan DPD Demokrat Sumut mandek lantaran Lokot Nasution lebih banyak berada di Jakarta karena tugasnya sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, komunikasi antara DPD dan DPC Demokrat Kota Medan selama ini berjalan lancar tanpa kendala.
"Kami selalu tidak susah, karena di dalam kepengurusan DPD Demokrat Sumatera Utara itu kolektif kolegial. Kalaupun ketua Lokot sibuk di DPR RI, selalu ada pelaksana tugas sekretaris. Begitu juga pengurus lainnya, Direktorat Eksekutif, Bakomstra, dan seluruh jajaran pengurus DPD berjalan dengan baik," paparnya.
Ditanya soal motif di balik upaya membusukkan citra Lokot Nasution, Iswanda menyebut fenomena tersebut lazim muncul menjelang Musda sebagai bagian dari dinamika politik internal partai. Namun ia mengingatkan agar kontestasi dilakukan secara sehat, bukan dengan menyebar narasi yang tidak benar.
"Ini bahasa-bahasa ini selalu diutarakan setelah menjelang Musda. Yang mengaku deklarator menyampaikan hal-hal yang menciptakan suasana keruh di antara kader-kader Partai Demokrat, karena bahasanya itu semua kebanyakan tidak benar," katanya.
Ia menambahkan, siapa pun berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Demokrat Sumut selama dilakukan secara fair, tanpa harus menjelekkan pihak lain.
"Itulah dinamika di dalam berpolitik, tapi bukan dengan cara-cara yang tidak benar, terutama menjelek-jelekkan seseorang yang kadang-kadang bahasanya itu mendiskreditkan, padahal kenyataannya tidak benar," pungkas Iswanda.
Iswanda menegaskan, DPC Demokrat Kota Medan solid berada di belakang kepemimpinan Lokot Nasution dan akan terus mengawal jalannya Musda Demokrat Sumut agar berlangsung sesuai koridor partai.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi