FAI UMA Dorong Penguatan Pendidikan dan Pemberdayaan SDM

FAI UMA Dorong Penguatan Pendidikan dan Pemberdayaan SDM
FAI UMA Dorong Penguatan Pendidikan dan Pemberdayaan SDM (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Jakarta -
Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif sangat dibutuhkan, agar lahir berbagai kebijakan dan program kolaboratif yang mampu memperkuat kualitas pendidikan.Sehingga mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Indonesia.
Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Medan Area (UMA), Dr Siti Hawa Lubis, dalam rangkaian audiensi dengan anggota Fraksi Demokrat DPR RI, H Muhammad Lokot Nasution, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Menurut dekan, perguruan tinggi tidak hanya memikul tanggung jawab sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi kebijakan (policy engagement) dengan para pemangku kepentingan.
Dalam perspektif demokrasi partisipatif, keterlibatan institusi akademik dalam menyampaikan gagasan dan aspirasi kepada lembaga negara, merupakan bagian dari meaningful participation atau partisipasi bermakna. Tujuannya guna mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Apalagi sebagai lembaga legislatif, DPR RI memiliki mandat konstitusional yang mencakup tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran (budgeting), dan pengawasan (controlling). Di samping itu, DPR juga berkewajiban menyerap, menghimpun, menampung, serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Karena itu, komunikasi antara masyarakat akademik dan lembaga legislatif menjadi bagian penting dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.
Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, rombongan Dekan FAI UMA, Dr Siti Hawa Lubis, didampingi Rahmat Kurnia Lubis, Muhammad Shaleh, serta Machatir Muhammad Dongoran.
Sedangkan anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution, menyambut rombongan bersama tenaga ahlinya, Melan Dumasari Gultom, Mukhlis Harahap, serta tim media Fraksi Partai Demokrat.
Pada kesempatan tersebut, Dr Siti Hawa Lubis menyebutkan dialog yang terbangun tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai masa depan pendidikan dan pembangunan bangsa.
Dekan FAI UMA menegaskan aspirasi utama yang disampaikan adalah "perlunya keberpihakan yang lebih kuat terhadap dunia pendidikan. Khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan dukungan terhadap mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan keunggulan karakter.
Selain isu pendidikan, dialog juga membahas pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat, pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, pelestarian lingkungan hidup, penguatan nilai-nilai kearifan lokal, hingga peluang penyelenggaraan program magang mahasiswa Universitas Medan Area di lingkungan DPR RI sebagai sarana pembelajaran praktik ketatanegaraan dan penguatan wawasan kebangsaan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H Muhammad Lokot Nasution, menyatakan setiap masukan dari masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas konstitusional seorang anggota DPR RI.
Meskipun dirinya bertugas di Komisi V yang membidangi infrastruktur, perhubungan, perumahan rakyat, dan pembangunan kawasan, ia menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pendidikan.
"Kami tidak mengabaikan persoalan pendidikan. Apalagi pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Kami akan berupaya membantu semaksimal mungkin sesuai kewenangan yang kami miliki," ujarnya.
Dalam dialog tersebut, H Muhammad Lokot Nasution juga cukup terenyuh dengan profil mahasiswa FAI UMA yang tidak hanya menunjukkan prestasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki komitmen tinggi dalam menghafal Alquran.
Ia turut menaruh perhatian terhadap kondisi sebagian mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, namun tetap mempertahankan semangat belajar dan terus melanjutkan pendidikannya.
Menutup pertemuan, Dr. Siti Hawa Lubis berharap komunikasi yang telah terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas antara DPR RI dan Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area, khususnya dalam pengembangan pendidikan, pemberdayaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. (MAA)
(NAI)

Baca Juga

Rekomendasi