DPRD Sumut Apresiasi Pemasangan Gratis Pipa Distribusi Tirtanadi (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan – Program pemasangan sambungan pipa distribusi air bersih secara gratis yang didorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Perumda Tirtanadi mendapat apresiasi dari DPRD Sumut. Program tersebut dinilai menjadi langkah nyata menghadirkan pelayanan dasar yang lebih adil, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut, Abdul Rahim Siregar, mengatakan program pemasangan sambungan gratis sebaiknya tidak hanya dilaksanakan di wilayah tertentu, tetapi diperluas hingga seluruh Sumatera Utara dengan skala prioritas masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kalau bisa program ini menjangkau seluruh Sumatera Utara, terutama diprioritaskan bagi masyarakat yang memang membutuhkan. Masyarakat yang kurang mampu harus menjadi perhatian utama,” ujar Abdul Rahim di DPRD Sumut, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, pemerintah juga perlu mengoptimalkan jaringan perpipaan yang telah dibangun namun belum sepenuhnya memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia mencontohkan di daerah pemilihannya, terdapat jaringan distribusi yang sudah dibangun sejak 2020, tetapi hingga kini belum tersambung ke rumah-rumah warga.
“Termasuk jalur distribusi pipa yang sudah ada. Di daerah pemilihan saya, misalnya, sudah dibangun sejak 2020, tetapi sampai sekarang belum masuk ke rumah masyarakat. Ini juga harus menjadi perhatian,” katanya.
Abdul Rahim menilai penyediaan air bersih bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pembangunan jaringan harus dibarengi dengan kepastian ketersediaan sumber air.
Ia mengingatkan jangan sampai masyarakat mendapatkan fasilitas sambungan gratis, tetapi air yang menjadi kebutuhan utama justru tidak tersedia.
“Jangan sampai pemasangan sambungan digratiskan, tetapi sumber airnya belum tersedia. Ini harus dipastikan sejak awal,” tegasnya.
Karena itu, Abdul Rahim mendorong agar pemerintah melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap wilayah yang belum memiliki akses air bersih, termasuk daerah yang jaringan pipanya sudah tersedia tetapi belum berfungsi optimal.
Ia juga menyatakan DPRD Sumut siap mendukung penganggaran untuk memastikan program tersebut berjalan berkelanjutan, terutama di daerah yang masih terkendala sumber air.
“Kalau memang ada tempat-tempat yang belum memiliki sumber air, kita dukung dari Banggar untuk lokasi anggarannya. Jadi bukan hanya pipanya yang dibangun, tetapi sumber airnya juga harus disiapkan,” ujarnya.
Menurut Abdul Rahim, sinergi antara Pemprov Sumut, Perumda Tirtanadi dan DPRD menjadi kunci agar program air bersih benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia berharap kebijakan tersebut menjadi momentum memperluas akses air bersih sekaligus mengurangi kesenjangan pelayanan dasar antardaerah di Sumatera Utara.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Karena itu, masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan air bersih harus menjadi prioritas. Kalau program ini bisa diperluas dan dilaksanakan dengan tepat sasaran, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.
(NAI/NAI)











