PGRI Diharap Jadi Mitra Penyuluh dan Penggerak

PGRI Diharap Jadi Mitra Penyuluh dan Penggerak
Pengurus Cabang PGRI Kota Tebingtinggi Periode 2020-2025 bersama Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan. (Analisadaily/Efendi Lubis)

Analisadaily.com, Tebingtinggi - Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tebingtinggi Masa Bhakti XXII Tahun 2020 s/d 2025, dilantik, Rabu (7/7).

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, berharap agar PGRI menjadi mitra pemerintah, penyuluh dan penggerak mensosialisasikan protokol kesehatan serta menghimbau kepada para guru untuk tidak takut divaksin.

Selanjutnya, kata dia, menghimbau PGRI untuk divaksin dan jangan ada guru yang takut. Lamglah ini meningkatkan imunitas melawan Covid-19 dan mudah-mudahan kalaupun terkena Covid-19, tidak berakibat fatal.

"Pemerintah Pusat sudah memberi warning, pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pengumuman pada awal bulan Agustus. Oleh karena itu Pemko Tebingtinggi berupaya pembelajaran daring semakin digiatkan," kata Umar.

"Ada persoalan, pembelajaran kita tak boleh berhenti, maka pembelajaran daring harus kita giatkan. Tebingtinggi berupaya semua sekolah sudah masuk internetnya dan tentu saya sudah berusaha agar ada pinjaman lunak, anak-anak bisa kredit HP Android," ujarnya.

Menururt Umar, infrastruktur menjadi tujuan utama dan ia sudah minta kepada Dinas Pendidikan bersama Dinas Kominfo untuk melakukan percepatan dibidang jaringan internet di sekolah-sekolah.

Ia juga menghimbau para guru tidak terlibat dalam narkoba, tidak bermedsos menyebar hoaks, menegakkan disiplin sekolah bukan dengan kekerasan tapi dengan contoh dan teladan.

"Kepada pengurus PGRI yang baru dilantik, mampu menjadikan PGRI semakin maju dan jaya di Kota Tebingtinggi," harapnya.

Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara, Abdul Rahman Siregar, berharap pengurus PGRI yang baru dilantik, dapat berkonsultasi dengan pemerintahan di daerah dan membuat kebijakan berpihak kepada para guru.

"Konsultasilah kalau ada masalah, karena PGRI organisasi mitra pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah. Harus konsultasi dengan pemerintahan di daerah dan buatlah kebijakan yang berpihak kepada Bapak, Ibu guru, inilah harapan saya," kata dia.

(FEL/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi