Ketua MPU Aceh, Tgk. Faisal Ali (Analisadaily/Muhammad Saman)
Analisadaily.com, Banda Aceh - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali, kembali mengajak masyarakat Aceh untuk proaktif berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19.
Menurutnya vaksinasi amatlah penting untuk membentuk kekebalan komunitas atau
herd immunity sehingga virus corona dapat dihadang di negeri ini, khususnya di Provinsi Aceh.
Hal tersebut disampaikan Tgk Faisal Ali dalam keterangannya di Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Rabu (7/7), saat menerima kunjungan silaturrahmi Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, EMK Alidar dan Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto, di dayah yang dipimpinnya itu.
Sehari sebelumnya juga telah digelar vaksinasi Covid-19 bagi santri di dayah tersebut.
"Para pakar mengatakan, agar kehidupan kita terbebas dari Covid-19 dan kembali beraktivitas seperti dulu, misalnya berhaji dan umrah, akan kita dapatkan bila jumlah vaksinasi telah mencapai target herd immunity," kata Tgk Faisal.
Tgk Faisal menyontohkan kondisi terkini di beberapa negara di Eropa. Ia mengatakan, beberapa negara di sana sudah mengizinkan warganya beraktivitas seperti dulu.
Ia mengatakan, kebijakan tersebut dapat terjadi karena capaian vaksinasi di negara-negara tersebut melebihi target
herd immunity.
"Kalau kita ingin bebas kembali melakukan aktivitas seperti biasa, maka program vaksinasi dari pemerintah ini harus kita dukung dengan juga ikut berpartisipasi menerima vaksin," sebut Tgk Faisal.
Pimpinan dayah yang akrab disapa Lem Faisal itu menegaskan, vaksin Sinovac yang saat ini digunakan di Aceh sudah terbukti halal dan suci berdasarkan kajian dari BPOM dan MUI. Karenanya, ia meminta masyarakat tak perlu takut dan ragu.
Selain meminta semua pihak dan seluruh elemen masysarakat menyukseskan vaksinasi Covid-19, ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah termakan oleh kabar bohong seputar vaksin.
Lem menambahkan, pemerintah bertanggung jawab atas program vaksinasi Covid-19. Program tersebut semata-mata untuk menyelamatkan warganya dari ganasnya penyebaran virus corona.
"Insya Allah usaha kita ini akan mendapat pertolongan Allah dan kita terbebas dari cengkraman Covid-19 dan hidup seperti dulu, terutama aktivitas keagamaan bisa kembali seperti dulu lagi," tukas Tgk Faisal.
(MHD/EAL)