Laga Jerman vs Kosta Rika Dipimpin Wasit Perempuan, Stephanie Frappart

Laga Jerman vs Kosta Rika Dipimpin Wasit Perempuan, Stephanie Frappart
Stephanie Frappart saat berada di Stadion 974, Doha, Qatar pada 22 November 2022 (Reuters/Marko Djurica)

Analisadaily.com, Qatar - Pelatih Kosta Rika, Luis Fernando Suarez, memuji penunjukan Stephanie Frappart sebagai wasit pertandingan untuk pertandingan Piala Dunia 2022 antara Jerman melawan Kosta Rika pada Jumat (2/12) dini hari nanti, merupakan langkah maju bagi perempuan dalam olahraga.

Frappart wanita Perancis akan membuat sejarah saat dia memimpin tim wasit wanita pertama di Piala Dunia pria dalam pertandingan Grup E yang harus dimenangkan Jerman untuk menjaga harapan mereka lolos ke babak 16 besar.

Suarez mengatakan itu berbicara banyak untuk komitmen Frappart untuk mencapai level teratas dalam profesi yang didominasi pria.

"Saya pengagum berat segala sesuatu yang telah ditaklukkan wanita dan saya menyukai fakta mereka ingin terus menaklukkan sesuatu," kata pria Kolombia berusia 62 tahun itu kepada wartawan dilansir dari Reuters, Kamis (1/12).

"Ini adalah langkah maju lainnya. Ini berbicara banyak untuk wanita ini, tentang komitmennya, terutama dalam olahraga ini yang sangat seksis. Sangat sulit untuk mencapai titik yang telah dia capai, saya pikir itu bagus untuk sepak bola dan hal yang positif. langkah untuk sepak bola, untuk menunjukkan bahwa itu terbuka untuk semua orang," ucapnya.

Frappart yang berusia 38 tahun akan bergabung dengan Neuza Back dari Brasil dan Karen Diaz dari Meksiko saat dia memberikan penanda lain untuk ofisial wanita yang juga menjadi wanita pertama yang menjadi wasit kualifikasi Piala Dunia pria pada bulan Maret.

Pekan lalu, dia menjadi ofisial wanita pertama di Piala Dunia putra ketika dia menjadi ofisial keempat untuk pertandingan Grup C Polandia v Meksiko, tetapi pada hari Kamis dia akan lebih disorot.

Gelandang Kosta Rika, Celso Borges, juga menyambut penunjukannya untuk pertandingan kelas atas tersebut.

"Saya pikir itu hebat dan merupakan pencapaian besar bagi wanita secara global," kata Borges, yang bermain di Piala Dunia ketiganya untuk Kosta Rika.

“Jika dia ada di sana, itu karena dia memiliki semua kemampuan untuk tampil di panggung ini. Dia telah melakukannya sebelumnya di pertandingan besar, jadi saya tidak melihat mengapa besok harus menjadi pengecualian. Saya hanya berharap dia memiliki pasangan yang bagus dan kami dapat membantunya membuat pertandingan yang mudah," sambung Borges.

Penunjukannya juga didukung oleh manajer Jerman Hansi Flick yang mengatakan dia memiliki "kepercayaan 100 persen" di Frappart.

"Dia pantas berada di sini berdasarkan performanya. Saya harap dia sama-sama menantikan pertandingan seperti kami, dan saya harap dia bisa memberikan performa yang bagus," katanya.

Bek Jerman, Lukas Klostermann, juga menyambut baik langkah tersebut, yang dia gambarkan sebagai "hal paling normal dalam permainan."

"Saya tidak pernah melihat sebelum pertandingan apakah pria atau wanita yang akan bersiul, dan saya berharap itu akan tetap normal," katanya.

(CSP)

Baca Juga

Rekomendasi