Petugas Damkar dan masyarakat saat memberikan bantuan untuk memadamkan korban api. (Analisadaily/Chaidir Chandra)
Analisadaily.com, Tebingtinggi - Rumah seorang warga ditinggal pemiliknya untuk sholat Maghrib ke Masjid musnah terbakar.
Rumah yang terbakar itu milik Muhammad Khairul (52) di Jalan Rao, Kampung Kurnia, Lingkungan 03, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebingtinggi.
Tidak ada korban jiwa dalam kasus kebakaran ini, tapi kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah. Sementara penyebab kebakaran,diduga akibat korsleting listrik.
"Berdasarkan keterangan saksi, awalnya mereka mendengar ada suara ledakan. Kemudian, para saksi keluar rumah guna melihat arah suara ledakan. Kenyataannya, memang benar suara ledakan itu berasal dari rumah korban Muhammad Khairul,"ungkap Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto kepada wartawan.
Menurut Kasi Humas, ada saksi melihat api telah membakar rumah korban. Tapi tapi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Karena, korban sedang melaksanakan shalat Magrib di Masjid yang tidak berapa jauh dari rumah korban.
Pihak Kepolisian melakukan olah TKP dilokasi kejadian.
“Melihat kejadian tersebut, pada saksi dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air serta memberitahukan kejadian tersebut kepada korban. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tebingtinggi dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api sekaligus dibantu warga dan aparat kepolisian,”jelas Kasi Humas AKP Agus Arianto.
Usai api dipadamkan, Petugas Kepolisian dari Polres Tebing Tinggi dan Polsek Hulu langsung melakukan olah TKP di tempat kejadian. Kemudian, mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya, 1 unit kipas angin bekas terbakar, 1lembar seng bekas terbakar dan 1 keping kayu bekas terbakar.
“Kasus ini, sudah ditangani pihak kepolisian. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun berdasarkan keterangan korban kerugiian ditaksir sekitar Rp200 juta,”papar Kasi Humas.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara akibat korsleting listrik,” tutur AKP Agus Arianto.
(CHA/CSP)