Dosen FEB Universitas ST Bhinneka Berdayakan Ibu-Ibu PKK Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Samosir - Dalam rangka pelaksanaan Program Hibah Internal Universitas Satya Terra Bhinneka (ST Bhinneka) yang bertujuan mendukung pengabdian kepada masyarakat yang efektif, partisipatif, dan tepat sasaran, tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ST Bhinneka melakukan program pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Milenial dengan tema: “Meningkatkan Pendapatan Rumah Tangga Melalui Praktik Ecopreneurship, Literasi Teknologi Keuangan, dan Digital Marketing”.
Kegiatan ini dilaksanakan Rabu-Jumat (5–7) November 2025 di Kampung Ulos Hutaraja Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara dan dibuka langsung oleh Kepala Desa Lumban Suhi-Suhi, Raja Sondang Simarmata, yang menyambut kegiatan ini dengan antusias serta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pengabdian tersebut.
Melalui pendekatan partisipatif, tim dosen memberikan pelatihan langsung mulai dari konsep dasar ecopreneurship, pengelolaan usaha berkelanjutan, hingga pemanfaatan teknologi keuangan digital seperti mobile banking, QRIS, e-wallet dan platform marketplace. Tim mahasiswa turut berperan aktif mendampingi peserta.
“Kami ingin para ibu-ibu PKK milenial ini naik kelas, bukan hanya jadi pengguna teknologi, tapi jadi pelaku usaha kreatif yang bisa memasarkan produk lokal secara digital,” ujar Yerisma Welly, SE, MAK, ketua tim pelaksana kegiatan.
Sementara itu, Martin Yehezkiel Sianipar, SE, MSi, salah satu anggota pengabdian, menambahkan bahwa “Melalui praktik ecopreneurship, ibu-ibu tidak hanya belajar berbisnis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak.”
Tak hanya belajar lewat teori dan teknologi, peserta juga diajak memahami nilai keberlanjutan lewat praktik penggunaan bahan alam dalam pencelupan benang. Praktik ini dipandu oleh seorang praktisi yang berpengalaman dalam pewarnaan alami yaitu Henny Nay Sagala (NaySam Tenun). Para peserta mempraktikkan langsung cara mencampur bahan pewarna dari tumbuhan lokal dan mencelupkan benang, sebagai pengenalan awal menuju proses menenun ramah lingkungan.
Yerisma dan tim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Universitas Satya Terra Bhinneka sebagai pemberi dana dalam program pengabdian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Raja Sondang Simarmata dan Ketua Penggerak PKK, Stella R. Simarmata atas dukungan dan fasilitas yang diberikan, kepada praktisi Henny Nay Sagala, serta kepada seluruh peserta ibu-ibu PKK.
Melalui sinergi dosen, mahasiswa, dan masyarakat desa, kegiatan ini menjadi langkah nyata membangun ekonomi hijau berbasis ecopreneurship yang memberdayakan perempuan desa untuk berdaya saing digital sekaligus peduli lingkungan.
(REL/RZD)