Hotel di Medan Diserbu Warga Imbas Listrik Padam, Okupansi Tembus 100 Persen

Hotel di Medan Diserbu Warga Imbas Listrik Padam, Okupansi Tembus 100 Persen
Hotel di Medan Diserbu Warga Imbas Listrik Padam, Okupansi Tembus 100 Persen (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan membuat hotel-hotel dipenuhi masyarakat yang mencari tempat nyaman untuk beristirahat hingga bekerja.

Sejumlah hotel bahkan mencatat okupansi mencapai 100 persen hanya dalam hitungan jam setelah listrik padam.

Personal Assistant to GM & Public Relations Executive di Hotel GranDhika Setiabudi Medan, Nurul menyebutkan, tingkat hunian hotel langsung melonjak drastis usai pemadaman terjadi.

“Okupansi sebelumnya memang sudah bagus. Tetapi setelah listrik padam, masyarakat langsung menyerbu hingga okupansi menjadi penuh 100 persen,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 121 kamar yang tersedia habis terjual sejak malam sebelumnya. Bahkan pada pukul 18.45 WIB hotel sudah penuh.

“Sekitar satu jam setelah listrik padam langsung full,” katanya.

Menurutnya, pihak hotel tetap mengoperasikan genset untuk menjaga kenyamanan tamu. Namun kapasitas genset memiliki keterbatasan sehingga penggunaannya dilakukan secara efisien agar tetap stabil.

Kondisi serupa juga terjadi di Grand Mercure Medan Angkasa. Marketing Communications hotel tersebut, Tinera Siburian, mengatakan tingkat hunian hotel meningkat tajam sejak malam hari akibat pemadaman listrik.

“Sejak semalam langsung penuh karena pemadaman. Okupansi sampai 100 persen,” ujarnya.

Ia mengatakan sebelumnya sekitar 60 persen kamar sudah terisi, namun sisa kamar langsung habis dipesan masyarakat yang membutuhkan tempat dengan fasilitas listrik dan air tetap tersedia.

Menurut Tinera, mayoritas tamu yang datang merupakan keluarga, termasuk yang membawa anak kecil. Selain itu, banyak warga memilih menginap karena tidak bisa bekerja dari rumah akibat listrik dan air yang ikut terganggu.

“Banyak keluarga dan ada anak kecil. Ada juga yang mau kerja dari rumah tapi tidak ada listrik dan air,” katanya.

Pihak hotel memastikan operasional genset berjalan normal. Bahkan persediaan solar telah dipersiapkan untuk beberapa hari ke depan sehingga pelayanan terhadap tamu tetap aman.

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi