Pemulihan Listrik Pascabencana di Sumut Dipercepat: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama PLN (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) tengah berpacu memulihkan pasokan listrik yang terganggu akibat banjir dan longsor di berbagai wilayah Sumut.
PLN menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah percepatan pemulihan.
Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu, menjelaskan bahwa proses pemulihan tidak bisa dilakukan serentak karena masih banyak lokasi yang tergenang air dan memiliki kondisi tanah yang belum stabil.
"Di sejumlah titik, ketinggian air masih bervariasi dan kondisi tanah belum stabil. Begitu area dinyatakan aman, pasokan listrik langsung kami pulihkan. Prinsip kami, keselamatan masyarakat menjadi hal utama," ujar Surya, Sabtu (29/11).
Ratusan Ribu Pelanggan Telah Pulih
Hingga pukul 05.00 WIB hari ini (29/11), PLN berhasil memulihkan layanan listrik bagi 214.267 pelanggan yang sebelumnya terdampak pemadaman.
Pelanggan yang telah kembali menikmati layanan adalah mereka yang wilayahnya sudah dinyatakan aman dari genangan air maupun potensi bahaya listrik lainnya.
Cuaca ekstrem telah memberikan dampak signifikan pada infrastruktur kelistrikan, termasuk sembilan Gardu Induk (GI) yang sempat terdampak, yaitu GI Denai, Labuhan, Labuhan Angin, Lamhotma, Mabar, Paya Pasir, Payageli, Martabe, dan Sibolga.
"Selain itu, banyak tiang listrik yang roboh atau miring akibat banjir serta dua menara jaringan tegangan tinggi yang ikut terdampak longsor, sehingga memerlukan penanganan lanjutan pada struktur dan jalur kabel," jelas Surya.
Untuk memastikan pemulihan berjalan aman dan efektif, petugas PLN masih bersiaga di wilayah terdampak. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pengecekan jaringan, pembersihan peralatan yang terendam, dan penggantian material yang rusak.
"Seluruh tahapan dilakukan dengan pengamanan ketat untuk memastikan jaringan yang kembali beroperasi tetap aman dan tidak menimbulkan gangguan berulang," tegas Surya.
PLN juga bersinergi erat dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI/Polri, aparat kecamatan/desa, relawan, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini sangat penting untuk membuka akses jalan, membersihkan area terdampak, dan mengamankan lokasi perbaikan teknis.
"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh unsur di lapangan. Pemulihan ini bukan hanya soal teknis kelistrikan, tetapi upaya bersama agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan aman dan andal," tutup Surya.
(JW/RZD)