Pasien Tak Dapat Rujukan Meninggal Dunia di RSUD Sidikalang

Pasien Tak Dapat Rujukan Meninggal Dunia di RSUD Sidikalang
Pasien Tak Dapat Rujukan Meninggal Dunia di RSUD Sidikalang (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang Kabupaten Dairi, Tiamsa Banjarnahor meninggal dunia, Minggu (18/1).

Pasien beralamat di Desa Tanjung Saluksuk Kecamatan Pegagan Hilir itu menderita kulit melepuh. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Sidikalang, dr Mey Sitanggang.

Menurutnya, pasien menghembuskan nafas terakhir terkait ketiadaan rumah sakit (RS) di Medan menerima rujukan. Bukan ditunda-tunda dirujuk.

“Kami sudah berusaha memperoleh rumah sakit rujukan melalui aplikasi sisrute (sistem rujukan terintegrasi). Namun , tak ada jawaban, rumah sakit mana bersedia menerima,” kata Mey.

Selain melalui aplikasi, Mey menyebut, berusaha menghubungi secara langsung beberapa RS, manatahu ada yang bersedia menerima rujukan. Hasilnya, nihil. Tak ada yang terima rujukan.

Mey menerangkan, penanganan terhadap penyakit kulit melepuh harus intensif. Menurut Mey, pasien masuk mempergunakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Keluarga meminta penanganan dialihkan menjadi status umum. Namun ketika diminta membayar ambulans, mereka pikir-pikir.

“Petugas medis telah memberi penjelasan tentang tata cara rujuk. BPJS atau umum, harus lewat aplikasi sisrute,” kata Mey.

Dijelaskan, pasien masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sembari menunggu jawaban rujukan, ditangani di ruang Dahlia.

Diungkapkan, pasien dimaksud sudah pernah dirawat di ruang Melati. Kemudian pulang karena adanya perbaikan kesehatan.

“Sudah pernah dirawat di ruang Melati RSUD Sidikalang,” ungkap Mey.

Mey mengutarakan, sedang menyusun kronologis berdasarkan rekam medik, termasuk kapan dan jam berapa pasien tiba. Tidak ada yang ditutupi.

Peristiwa tersebut ditayangkan langsung melalui akun facebook Landen Landen. Pada kalimat postingan, orang itu menuliskan kata kotor di akhir nama Rumah Sakit Umum Sidikalang.

“Akhirnya, meninggal juga pasien, keluarga kami ini, yg ditunda-tunda rujuk kemdn oleh rumah sakit umum Sidikalang ‘k....’” tulis akun tersebut.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi