Harga Bahan Pokok di Pasar Pangururan Sepanjang April 2026 Cenderung Fluktuatif

Harga Bahan Pokok di Pasar Pangururan Sepanjang April 2026 Cenderung Fluktuatif
Aktivitas di Pasar Pangururan. (Analisadaily/Tety Naibaho)

Analisadaily.com, Pangururan - Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, selama April 2026 terpantau dinamis. Berdasarkan pemantauan pada 1, 8, 15, 22, dan 29 April, sejumlah komoditas mengalami perubahan harga yang cukup signifikan, meski sebagian lainnya masih bertahan stabil.

Komoditas hortikultura menjadi penyumbang fluktuasi terbesar, khususnya cabai merah keriting. Harga cabai ini sempat berada di Rp20.000 per kilogram pada awal April, turun ke Rp18.000 di pertengahan bulan, lalu melonjak menjadi Rp25.000 pada 22 April dan kembali naik hingga Rp28.000 per kilogram pada akhir bulan.

Kenaikan juga terjadi pada tomat. Dari harga Rp10.000 per kilogram di awal bulan, komoditas ini meningkat menjadi Rp11.000 pada pekan kedua dan ketiga, sebelum akhirnya melonjak ke Rp15.000 pada akhir April.

Berbeda dengan itu, cabai rawit hijau relatif stabil. Harga sempat turun dari Rp20.000 menjadi Rp18.000 pada 15 April, namun kembali ke Rp20.000 per kilogram hingga akhir bulan.

Pada kelompok bawang, bawang merah lokal menunjukkan tren penurunan dari Rp40.000 per kilogram pada awal April menjadi Rp32.000 pada 22 April.

Namun, harga kembali naik ke Rp35.000 per kilogram pada 29 April. Sementara bawang merah impor tidak mengalami perubahan, tetap di angka Rp35.000 per kilogram sepanjang bulan.

Dari sektor kebutuhan rumah tangga, minyak goreng premium mengalami kenaikan dari Rp22.000 menjadi Rp24.000 per liter.

Sementara Minyakita yang awalnya dijual sesuai HET Rp15.700 per liter, sempat naik ke Rp19.000 pada 22 April, kemudian turun kembali menjadi Rp16.000 per liter di akhir bulan.

Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam ras mengalami penurunan dari Rp29.333 menjadi Rp27.733 per kilogram. Telur ayam kampung tidak mengalami perubahan, tetap di Rp57.500 per kilogram.

Harga daging sapi murni juga stabil di Rp150.000 per kilogram. Daging ayam kampung bertahan di Rp90.000 per kilogram, sedangkan daging ayam broiler turun dari Rp48.000 menjadi Rp45.000 per kilogram pada akhir April.

Di sektor perikanan, harga ikan tongkol dan ikan teri peto masing-masing tetap di Rp50.000 dan Rp90.000 per kilogram.

Sementara itu, ikan kembung mengalami penurunan dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, dan ikan dencis turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Komoditas beras turut mengalami kenaikan tipis. Beras premium naik dari Rp15.700 menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras medium meningkat dari Rp14.800 menjadi Rp15.000 per kilogram sejak pertengahan bulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir, Ferdinand Sitanggang, menyampaikan bahwa perubahan harga dipengaruhi oleh kondisi pasokan, distribusi barang dari luar daerah, serta tingkat permintaan masyarakat.

“Ketersediaan barang dan kelancaran distribusi sangat menentukan stabilitas harga di pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag Samosir, Elman Silalahi, menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan untuk menjaga kestabilan harga dan melindungi konsumen.

Ia juga mengimbau para pedagang untuk memastikan timbangan telah ditera serta menjaga kualitas barang dagangan. “Kami minta pedagang tetap menjaga mutu produk dan tidak memperjualbelikan bahan berbahaya semisal berformalin,” katanya. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi