Peringatan May Day di Langkat, Ratusan Buruh Meriahkan Gerak Jalan Santai

Peringatan May Day  di Langkat,  Ratusan Buruh Meriahkan Gerak Jalan Santai
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril didampingi Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, saat melepas gerak jalan santai. (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Langkat - Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril didampingi Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, melepas gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di Alun-alun T. Amir Hamzah, Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Kegiatan yang diikuti sekitar 350 buruh dari berbagai sektor di Kabupaten Langkat, berlangsung dengan meriah dengan penuh antusias, menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua panitia, Faisal Siregar, menyampaikan bahwa gerak jalan santai ini menjadi bagian dari upaya mempererat solidaritas sekaligus menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.

"Stabilitas daerah sangat penting dalam menarik minat investor untuk berinvestasi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para buruh," ujar Faisal, Minggu, (3/5/2026)

Sekretaris APINDO, Ratih Puspita Sari, menegaskan bahwa peringatan May Day tidak sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat kolaborasi tripartit. "Pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah mitra strategis, bukan pihak yang saling berhadapan,” ujar Ratih.

Sementara itu, Sekda Amril menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dan menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha.

“Kita hadir di sini untuk menghormati para pekerja. Melalui peringatan Hari Buruh Internasional, seluruh elemen diharapkan dapat mengekspresikan aspirasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Serikat pekerja juga memiliki kedudukan yang sejajar dengan organisasi lainnya. Inilah yang harus kita maknai bersama, yakni menciptakan kehidupan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Langkat,” ujar Amril.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten Langkat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada masing-masing lima ahli waris anggota serikat buruh yang telah meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 350 paket sembako turut dibagikan kepada lansia dan anak yatim.

Kegiatan juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Untuk menambah semarak acara, panitia menyediakan berbagai hadiah lucky draw, dengan hadiah utama satu unit sepeda listrik, serta puluhan hadiah lainnya seperti sepeda gunung, dispenser, kipas angin, kompor gas, rice cooker, setrika, jam dinding, dan payung.

(HPG/YY)

Baca Juga

Rekomendasi