Resmi Mengundurkan Diri, Monalisa Cahaya Serahkan Tongkat Estafet BKPSDM kepada Ikhwan Nasution (Istimewa)
Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padangsidimpuan, Dra. Monalisa Cahaya, MM, resmi mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.
Posisinya untuk sementara diisi oleh Ikhwan Nasution, S.Sos, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Penilaian Kinerja, dan Promosi BKPSDM.
Pengunduran diri Monalisa disampaikan melalui surat yang diajukan pada 22 Juni 2026. Sementara penunjukan Ikhwan Nasution sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas (SPPT) Wali Kota Padangsidimpuan Nomor 800.1.11.1/2/2105/2026.
Serah terima jabatan berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, pada Selasa (23/06) sore.
"Iya benar. Karena alasan kondisi kesehatan. Pergantian ini guna menjaga profesionalisme, stabilitas organisasi, dan kualitas pelayanan publik demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas," ujar Rahmat Marzuki kepada media.
Sekda juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Monalisa Cahaya selama memimpin BKPSDM sejak Januari 2023.
"Secara pribadi dan mewakili Pemerintah Kota Padangsidimpuan saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Dra. Monalisa Cahaya selama memimpin BKPSDM. Semoga kesehatan Ibu semakin membaik dan dapat beraktivitas seperti sedia kala," katanya.
Di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Monalisa dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, tidak suka menonjolkan diri, serta terbuka dalam melayani masyarakat.
Di kalangan pegawai BKPSDM, ia juga dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan pendekatan humanis, tidak membeda-bedakan bawahan, dan menjaga etika dalam berkomunikasi.
Kepada Plt Kepala BKPSDM yang baru, Sekda berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesinambungan kinerja organisasi, serta memastikan pelayanan kepegawaian tetap berjalan optimal.
(IAN/BR)