Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Pembacokan di Angkringan Padangsidimpuan

Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Pembacokan di Angkringan Padangsidimpuan
Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Pembacokan di Angkringan Padangsidimpuan (Istimewa)

Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Kepolisian Resor Padangsidimpuan masih menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan dan pembacokan yang terjadi di sebuah warung angkringan di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa dini hari, (28/07).

Korban, Reza Azhari, 24 tahun, mengalami luka bacok di bagian pinggang kiri dan menjalani perawatan di RSUD Kota Padangsidimpuan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, luka tersebut mendapat sekitar 25 jahitan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan, mengatakan penyidik telah mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi juga menyita sebilah parang yang diduga digunakan dalam kejadian itu.

"Sejumlah orang yang diduga terlibat telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik sedang mendalami peran masing-masing serta mengumpulkan alat bukti," kata Hasiholan.

Menurut dia, status hukum para pihak yang diamankan akan ditentukan setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan saksi, korban, dan barang bukti.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan ke Polres Padangsidimpuan sekitar pukul 02.20 WIB. Personel Pamapta bersama piket Reserse Kriminal, Intelkam, dan Samapta kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Pemilik angkringan, Mukti Harahap, mengatakan keributan bermula ketika tiga pemuda datang menggunakan sepeda motor. Menurut dia, ketiganya diduga berada di bawah pengaruh minuman keras dan sempat melontarkan kata-kata kasar kepada pekerja angkringan.

"Setelah sempat meninggalkan lokasi, kata Mukti, kelompok tersebut kembali sekitar 30 menit kemudian bersama beberapa orang lainnya. Salah seorang di antaranya diduga membawa senjata tajam," kata pemilik angkringan

Dalam keributan yang terjadi kemudian, Reza diduga terkena sabetan senjata tajam di bagian pinggang kiri.

Keterangan Mukti merupakan salah satu informasi yang masih didalami penyidik dan akan dicocokkan dengan keterangan saksi lain, korban, serta hasil penyelidikan kepolisian.

Usai menerima laporan, polisi melakukan pengejaran hingga kawasan Kompleks DPR Kota Padangsidimpuan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah orang beserta sebilah parang yang kini menjadi barang bukti.

Selain menyebabkan korban mengalami luka, pemilik angkringan mengaku mengalami kerugian materiil. Mukti menyebut mesin espresso, mesin penggiling kopi, sejumlah peralatan usaha, dan dua tabung gas mengalami kerusakan atau hilang.

Nilai kerugian diperkirakan sekitar Rp25 juta, namun masih menunggu pendataan lebih lanjut.

(IAN/BR)

Baca Juga

Rekomendasi