Garpoo Café Sudah Gas In, Tak Lagi Cemas Kehabisan Bahan Bakar

Garpoo Café Sudah Gas In, Tak Lagi Cemas Kehabisan Bahan Bakar
Garpoo Café Sudah Gas In, Tak Lagi Cemas Kehabisan Bahan Bakar (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - PT Grand Kuliner Indonesia yang mengelola Garpoo Café Harta resmi menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar untuk kegiatan usaha yang bergerak di bidang restoran, setelah proses gas in dilakukan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Medan, Rabu (6/5/2026).

Garpoo Café Harta yang terletak di Jalan Sutomo Nomor 13, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur ini merupakan cabang ketiga yang menggunakan gas bumi. Sebelumnya, penggunaan bahan bakar gas bumi sudah dilakukan di dua cabang lainnya yang berada di Jalan D.I Panjaitan dan Jalan dr. Mansyur Medan.

Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, mengatakan, dampak positif penggunaan gas bumi sebagai bahan bakar yang sudah dirasakan di dua cabang sebelumnya, menjadi alasan pengelola memilih untuk menjadi pelanggan PGN.

“Jadi, mereka sudah merasakan keuntungan dari penggunaan gas bumi. Makanya, mereka pun langsung mengajukan permohonan untuk bisa jadi pelanggan, karena lokasi usaha yang baru ini juga dekat dengan jaringan pipa eksisting,” ujar Agus Kurniawan.

Dikatakan Agus, nantinya usaha kuliner berupa café ini akan mendapat pasokan gas 3.000m3 setiap bulan, sehingga masuk kategori pelanggan kecil atau bronze 1.

“Mereka merupakan pelanggan ke-empat usaha kuliner di Kota Medan yang sudah gas ini di tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Yusri, mewakili Garpoo Café Harta, mengatakan, selama ini usaha yang baru berjalan sekitar 6 bulan menggunakan gas tabung.

“Rata-rata tiap bulan, kami menggunakan 30 tabung berukuran 50 kilogram,” kata Yusri.

Yusri juga mengatakan, untuk menjaga kelancaran kegiatan operasional, pihaknya harus senantiasa memastikan ketersediaan tabung di café.

“Utamanya ketika hari libur, karena distributor tentunya tidak beroperasi penuh. Karena itu, kami sangat senang sekarang sudah menggunakan gas bumi, sehingga tidak lagi was-was,” tutup Yusri.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi