Bukan Tambang Emas Biasa: Intip Cara PTAR Gandeng Gen-Z dan Terapkan Closed-Loop Energy (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tapanuli Selatan – Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan kini menjadi fokus utama industri pertambangan modern. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
Perusahaan ini terus membuktikan bahwa aktivitas produksi emas skala besar dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga bumi melalui berbagai inisiatif efisiensi energi yang masif.
Langkah transisi energi PTAR telah dimulai secara agresif sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, PTAR sukses membangun instalasi panel surya (solar panel) berkapasitas 2,0 MWp dengan sistem on-grid rooftop. Fasilitas ini tersebar di tiga area strategis Tambang Emas Martabe, yaitu area high land, low land, dan area mess yang mencakup 42 bangunan.
Tidak berhenti di sana, modernisasi alat berat ramah lingkungan juga menjadi pilar penting. Sejak 2023, PTAR mengoperasikan ekskavator berteknologi hybrid Komatsu HB365-1, hasil kolaborasi dengan PT United Tractors Tbk. Alat berat ini terbukti ampuh menekan konsumsi bahan bakar hingga 17% dan mengurangi emisi karbon hingga 13 kg per jam.
Memasuki tahun 2024, PTAR semakin memperkuat portofolio energi hijaunya melalui beberapa langkah strategis:
Pemanfaatan Listrik EBT: Menyerap 275.000 unit Renewable Energy Certificate (REC) atau setara 275 Megawatt hour (MWh) listrik Energi Baru Terbarukan dari PLN.
Implementasi Bahan Bakar B40: Mengalihkan operasional ke campuran 40% biodiesel dan 60% solar, yang sekaligus mendukung kebijakan ketahanan energi nasional.
Inovasi Closed-Loop Energy Reclamation: Menerapkan teknologi penggilingan bijih (ore grinding) pintar berbasis Intelligent Torque Control (ITC) dan instalasi Slip Energy Recovery (SER). Teknologi ini mampu menghemat energi listrik hingga 4.931 GJ pada tahun 2024 serta meregenerasi daya dengan potensi penghematan 6,49% per bulan.
Sirkular Ekonomi: Mengubah Limbah Oli Menjadi Energi Blasting
Inovasi paling mencolok dari Tambang Emas Martabe terletak pada pengelolaan lingkungan berbasis sirkular ekonomi. Menggunakan teknologi Hypobaric Fraction Separator, PTAR berhasil mengolah minyak pelumas (oli) bekas melalui proses pemanasan, filtrasi, hingga pendinginan bertekanan rendah.
Hasil olahan ini mampu menggantikan penggunaan diesel fuel oil dengan memanfaatkan 80% limbah oli bekas untuk proses peledakan (blasting). Sepanjang tahun 2024, PTAR tercatat telah mengolah 155,25 ton oli bekas, yang secara signifikan mampu menekan Global Warming Potential (GWP) hingga 441.975,09 ton CO_2ek.
Gandeng Generasi Muda dalam Transisi Energi
Sebagai bentuk nyata dalam menyebarluaskan semangat keberlanjutan di luar area operasional tambang, PTAR juga turut mendukung penyelenggaraan webinar bertajuk "Clean Energy Goes Viral: Gen-Z dalam Transisi Energi".
Dukungan terhadap keterlibatan generasi muda ini dinilai sangat sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan. PTAR percaya bahwa edukasi mengenai energi bersih harus digaungkan secara kreatif agar transisi energi tidak hanya menjadi program korporasi, melainkan menjadi gerakan masif yang dipimpin oleh generasi masa depan.
(REL/RZD)