Bungsuland Property Kerja Sama Sejumlah Perguruan Tinggi di Medan

Bungsuland Property Kerja Sama Sejumlah Perguruan Tinggi di Medan
Bungsuland Property Kerja Sama Sejumlah Perguruan Tinggi di Medan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pengusaha properti sukses di Sumatera Utara (Sumut), Husen Hz, mengajak mahasiswa AMIK ITMI, Politeknik Gihon, Politeknik Ganesha Medan dan Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia & Investor tumbuh menjadi Entrepreneur di bidang properti.

Ajakan itu disampaikan Husen Hz -CEO Bungsuland Property di depan 100 mahasiswa dari empat kampus tersebut saat menjadi narasumber seminar usaha properti mengangkat topik "Seminar dari Kampus menjadi Pengusaha" di Kampus Politeknik Ganesha Medan, Kamis (11/6/2026).

Seminar dihadiri Direktur AMIK ITMI Nova Yesyca Naipospos, SE, MM, Direktur Politeknik Gihon, Yusfrizal, S.Kom., Direktur Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia & Investor, Surya Hendra Putra SE.S.Kom dan Wakil Direktur Akademik Politeknik Ganesha Medan, Iswandi Idris, ST, MT.

Saat itu Husen Hz memaparkan secara gamblang kiat-kiat dan peluang sukses dari bisnis properti yang ia tekuni selama ini serta dilanjutkan penandatanganan MoU antara pihak kampus dengan Bungsuland Property.

Husen yang juga Sekretaris organisasi Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) DPD Sumut ini membagikan pengalaman suksesnya sebagai pengusaha properti yang pada awalnya hanya membangun sembilan unit rumah. Dengan kegigihan dan tak kenal menyerah, Bungsuland Property kini berhasil membangun ribuan rumah tersebar di berbagai lokasi di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan seminar dilaksanakan bersama pihak kampus agar ke depannya para mahasiswa termotivasi menjadi seorang entrepreneur. "Bungsuland hadir di kampus dengan harapan ke depannya mahasiswa memiliki jiwa enterpreneur menjadi pengusaha di bidang properti," ujar Husen.

Menurutnya, ada empat pilar agar seseorang sukses. Pertama pekerja keras, kedua konsisten, ketiga terus belajar, dan keempat mendapat restu orangtua. "Itu yang saya lakukan selama ini agar semua berjalan baik," imbuhnya.

Dikatakan, program ini sesuai arahan presiden dan menteri perumahan, agar ke depan banyak pengusaha-pengusaha muda yang lahir sehingga mengurangi angka pengangguran dan pastinya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Dia mencontohkan Bungsuland Property saat ini karyawannya sudah mencapai 100 orang. Ia menganalogikan, jika nanti ada mahasiswa yang baru menjadi developer punya lima, sepuluh, lima belas karyawan sudah cukup membantu generasi muda sehingga semuanya bisa bekerja dan mengurangi angka pengangguran. Ketika angka pengangguran berkurang, otomatis angka kriminal juga menurun. Husen menegaskan, pihaknya memberi seminar pembelajaran tentang properti secara gratis.

"Sesuai visi bagaimana Bungsuland dan saya pribadi bermanfaat bagi orang lain," imbuhnya.

Para mahasiswa mengikuti antusias paparan Husen Hz - pengusaha sukses yang berangkat dari bawah ini. Beberapa mahasiswa menyatakan ingin ikut langsung bergabung dengan Bungsuland. Mahasiswa juga mengucapkan terima kasih kepada Bungsuland.

"Terima kasih kepada Bungsuland Property yang telah berbagi ilmu dan pengalaman di dunia properti sehingga membuka pemikiran para mahasiswa," ujar salah seorang mahasiswa.

Husen mengungkapkan, salam waktu dekat Bungsuland akan membuka akademi properti di lantai empat gedung Bungsuland Property tanpa dipungut biaya (gratis). "Nantinya kami mendidik semua peserta, mulai dari pertanahan, legalitas, penjualan, pembangunan, sosial media, digital marketing, dan lain lain," jelasnya.

Di akhir seminar, Direktur AMIK ITMI Nova Yesyca Naipospos, SE, MM , didampingi Direktur Politeknik Gihon, Yusfrizal, S.Kom, Wakil Direktur Akademik Politeknik Ganesha Medan, Iswandi Idris, ST, MT, dan Direktur Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia & Investor, Surya Hendra Putra SE, S.Kom. mengucapkan terima kasih kepada Bungsuland Property atas kerja samanya.

"Ini sangat baik untuk mahasiswa kami, membuka pola pikir dan mindset anak kami agar ke depannya tumbuh menjadi pengusaha-pengusaha muda," sebutnya.

(HEN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi