Changan, Industri Mobil di China yang Produksi 2,9 Juta Unit Mobil Per Tahun

Changan, Industri Mobil di China yang Produksi 2,9 Juta Unit Mobil Per Tahun
Pekerja saat menjelaskan jenis produk mobil Changan di Chongqing (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Chongqing - Siang itu cuaca Kota Chongqing, China tidak begitu panas. Udaranya cukup sejuk. Kabut juga menyelimuti saat kami tiba di sebuah gedung megah yang menjadi pusat inovasi industri otomotif di kawasan No 26 Liangjiang, Chongqing, China, Senin (22/6/2026).

Tim Jurnalis dari Sumatera diabadikan bersama Konsul Muda Tiongkok di Medan
Saat masuk ke dalam gedung, layar raksasa menampilkan peta dunia dengan titik-titik berwarna yang tersebar di berbagai benua. Angka-angka besar terpampang jelas. Perusahaan itu adalah Changan Automobile.

Xiaoxia Jiang, Commentator, R&D Center, Changan Automobile dan Juntao Jiang, Overseas Brand Center, Changan Automobile memaparkan bahwa mereka telah memiliki 77 pabrik, 22 basis manufaktur dan telah menjangkau 118 negara dan wilayah, serta memiliki 19.000 titik penjualan di seluruh dunia.

Di layar lain, tertulis target yang jauh lebih ambisius yakni investasi luar negeri yang mencapai US$10 miliar, penjualan tahunan di luar negeri sebanyak 1,5 juta unit, serta melibatkan 10.000 tenaga kerja internasional.

Pemandangan itu bukan sekadar presentasi perusahaan. Ia menjadi gambaran nyata tentang bagaimana industri manufaktur China bergerak cepat dari pemain domestik menjadi kekuatan global yang diperhitungkan.

Kunjungan kami ke salah satu pusat industri di Chongqing ini memberikan pengalaman yang membuka mata. Selama bertahun-tahun, dunia mengenal China sebagai “pabrik dunia” yang memproduksi berbagai barang konsumsi. Namun kini, negeri itu menjadi pusat inovasi teknologi dan manufaktur berkelas dunia.

Beberapa kawasan yang telah mereka kuasai adalah Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin menjadi bagian dari peta besar yang sedang dibangun.

“Indonesia sudah ada mobil dari perusahaan kami cuma tipe nya tidak ada yang disini,” kata Jiang.

Untuk harga, produksi mobil mereka juga sangat terjangkau. Mobil-mobil dengan teknologi canggih mereka seharga dengan Avanza baru di Indonesia.

“Beberapa teknologi canggih itu misalnya ada mobil yang bisa menjadi proyektor, bisa irit dalam hal bensin yakni mobil yang bisa dipakai jarak 100 km, dan hanya menghabiskan 3 liter bensin,” ucapnya.

(NS/BR)

Baca Juga

Rekomendasi