Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, saat meninjau langsung
pelaksanaan Bakti Kesehatan Polda Sumatera Utara. (Analisadaily/HeryPutraGinting)
Analisadaily.com, Langkat - Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, mengungkapkan pihaknya mengerahkan sekitar 100 tenaga medis pada pelaksanaan Bakti Kesehatan Polda Sumatera Utara yang digelar di GOR Stabat.
"Ada sekitar 100 tenaga medis yang dikerahkan dan mereka ini terdiri atas dokter spesialis jantung, dokter gigi, dokter bedah sunat, serta tenaga medis lainnya," ujar Brigjen Pol Sonny, usai meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan Polda Sumatera Utara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Gedung Olah Raga (GOR) Stabat, Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Selasa (23/6/2026).
Tidak hanya itu, sebut Brigjen Pol Sonny, bahwa Polda Sumut juga berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut untuk mengirimkan tenaga medis dalam kegiatan sosial tersebut.
Bahkan Brigjen Pol Sonny juga berharap kegiatan bakti sosial ini dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan pada ulang tahun ke-80 ini, Polri berkomitmen untuk lebih dekat dan mengayomi masyarakat.
“Polri ingin selalu dekat dengan masyarakat, memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat sehingga tagline kami, Polri untuk Masyarakat, benar-benar mengena di hati masyarakat,” ungkapnya.
Brigjen Pol Sonny juga menambahkan selain itu sunat massal mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, dimana berdasarkan data yang diterima pihaknya, setidaknya ada 200 anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kalau tidak salah, di Langkat ini mencapai lebih kurang 200 anak-anak yang akan mengikuti sunatan massal, baik yang dilakukan oleh Polres Langkat maupun kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini,” sebut Brigjen Sonny.
Selain itu, Brigjen Pol Sonny mengatakan kegiatan bakti kesehatan ini digelar secara serentak di Indonesia menjelang 1 Juli 2026 dan kali ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Langkat. "Setidaknya ada 3.000 masyarakat yang berdomisili di wilayah Langkat dan sekitarnya yang turut menerima manfaat," jelasnya.
Diterangkannya, kegiatan bakti kesehatan yang digelar antara lain operasi bibir sumbing, sunatan massal, serta pemeriksaan kesehatan secara umum. Mulai dari pemeriksaan gigi, pemeriksaan jantung, cek laboratorium, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan poli umum, pemeriksaan paru-paru, dan layanan kesehatan lainnya.
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, bersama jajaran mendukung penuh pelaksanaan Bakti Kesehatan Polda Sumatera Utara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Stabat, Kabupaten Langkat.
Kapolres Langkat mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan yang diikuti ribuan masyarakat ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi sarana bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, salah satunya pelayanan kesehatan gratis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar AKBP David.
Sebagai tuan rumah, Polres Langkat melakukan berbagai persiapan dan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, dimana Kapolres Langkat turut menyambut dan mendampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, beserta rombongan saat meninjau langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan yang merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga Kabupaten Langkat dan sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang disediakan secara gratis.
Berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, meliputi cek kesehatan gratis (CKG), pengobatan dokter umum dan dokter gigi, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, kulit, paru, dan bedah, pemeriksaan laboratorium sederhana (mini lab), skrining Tuberkulosis (TB), donor darah, serta khitanan massal.
Selain itu, tersedia pula pelayanan bagi penyandang disabilitas berupa bantuan alat bantu dengar, kursi roda, tongkat bantu jalan, kruk, dan kaki palsu. Masyarakat juga menerima pelayanan imunisasi, keluarga berencana (KB), bantuan paket gizi bagi anak stunting, kacamata baca, serta paket imunitas untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa program Bakti Kesehatan Polri sangat dibutuhkan dan warga mengaku terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan diberikan secara gratis.
(HPG/YY)