Enggan Tempati Hunian Tetap Paska Bencana, Warga: Bangunan Retak, Air dan Listrik Belum Ada (Analisadaily/Emvawari Candra Sirait)
Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Meskipun sudah menerima kunci, namun hingga kini sejumlah warga penerima manfaat masih enggan menempati Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun pemerintah paska bencana di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting.
Sejumlah warga mengaku, mereka masih enggan menempati Huntap karena dinding bangunan banyak yang retak, kemudian air dan listrik belum ada.
Seperti pengakuan salah seorang penerima manfaat Huntap di blok 1 A, S Lumbantobing. Ia mengatakan, hingga kini masih enggan dan khawatir tinggal di Huntap lantaran dinding bangunan banyak yang retak.
"Kami sebenarnya sudah pengen pindah, tapi karena dinding bangunan banyak yang retak-retak sehingga kami belum berani pindah ke sini (Huntap)," ujarnya kepada wartawan di lokasi Huntap, Jumat (10/7).
"Kalau kondisi bangunan seperti itu, kami masih khawatir tinggal di sini, nanti tiba-tiba datang gempa," tambahnya.
Dia menambahkan, dinding bangunan yang retak tidak hanya di blok A saja, tapi terjadi juga di Blok B.
"Kondisi bangunan retak-retak," katanya.
Dia berharap agar pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan Huntap tersebut segera memperbaiki dinding bangunan yang retak.
"Tolong kepada pemborongnya agar diperbaiki atau dibongkar, terus terang kami tidak berani menempati kalau kondisi seperti itu," imbuhnya.
Berbeda dengan S Lumbantobing, warga lainnnya, J Panggabean dan Inang Boru Siregar mengaku mereka enggan menempati rumah Huntap karena lampu dan air belum ada.
"Meteran dan listrik juga belum ada, air juga belum, jadi kami belum bisa tinggal di sini," katanya.
"Kami berharap fasilitas meteran listrik dan air bisa segera sehimgga kami bisa tinggal di sini," sebutnya.
Dikonfirmasi Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan Lindup), Aprinton Siregar menyampaikan, terkait kondisi dinding bangunan yang retak pihaknya akan segera melakukan pengecekan secara langsung.
"Kami akan cek langsung ke lokasi," ujarnya.
Dia menambahkan, sedangkan untuk air dan lampu listrik sedang dalam proses pemasangan dan akan rampung dalam minggu ini.
"Saat ini lampu PLN sedang dalam pemasangan, begitu juga denga air sudah ada pemasangan meteran," ucapnya.
"Diupayakan lampu dan air dalam minggu ini sudah bisa selesai pemasangan," tambahnya.
(CAN/RZD)