Analisadaily.com, Malaysia - Ajang lari lintas alam (trail running) bertaraf internasional Cameron Ultra Trail (CULTRA) 2026 kembali mencatatkan pencapaian membanggakan.
Memasuki penyelenggaraan tahun ke-10, CULTRA sukses meraih 3.600 peserta dari lebih 30 negara, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu festival trail running terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Penyelenggaraan yang berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Juli 2026 di Cameron Highlands, Malaysia, itu tidak hanya mencatat peningkatan signifikan jumlah pelari asal Indonesia yang setiap tahun semakin antusias mengikuti ajang tersebut.
Pendiri BOLT 360 Management Sdn. Bhd. sekaligus Chief Financial Officer (CFO), Hazemi Hamidi, mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang pertumbuhan pesertanya paling konsisten sejak penyelenggaraan CULTRA.
Menurutnya, penyelenggara mulai melakukan promosi secara intensif di Indonesia sejak 2019 dan hasilnya terus terlihat hingga sekarang. “Tahun ini jumlah peserta dari Indonesia mencapai lebih dari 100 orang. Angka itu lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dan menjadi jumlah terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan pelari Indonesia di CULTRA," ujar Hazemi, Kamis (16/7/2026).
Ia menambahkan, bukan hanya jumlah peserta umum yang meningkat, tetapi juga semakin banyak pelari elite Indonesia yang memilih CULTRA sebagai bagian dari kalender kompetisi mereka.
"Kami melihat perkembangan komunitas trail running di Indonesia sangat pesat. Karena itu kami akan terus memperkuat promosi di Indonesia agar semakin banyak pelari bergabung pada tahun-tahun mendatang," katanya.
Hazemi menilai antusiasme peserta Indonesia menunjukkan semakin eratnya hubungan komunitas trail running kedua negara sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan sport tourism di kawasan Asia Tenggara.
Secara keseluruhan, CULTRA Presented by ASICS 2026 mengalami peningkatan kapasitas peserta dari 2.600 pelari pada edisi 2025 menjadi 3.600 peserta tahun ini.
Peningkatan tersebut dilakukan setelah penyelenggara melakukan berbagai kajian terhadap daya dukung lintasan agar penambahan jumlah peserta tidak mengganggu kelestarian kawasan hutan dan jalur perlombaan.
Menurut Hazemi, seluruh slot pendaftaran bahkan habis terjual dalam waktu kurang dari enam jam setelah dibuka. "Sebanyak 70 persen peserta merupakan pelari Malaysia, sementara 30 persen berasal dari berbagai negara. Ini membuktikan CULTRA semakin dipercaya sebagai ajang trail running internasional," ujarnya.
Pada edisi tahun ini, para peserta akan bersaing dalam lima kategori lomba yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan jarak tempuh, yakni MOSSY100 sejauh 100 kilometer, BEREMBUN60 sejauh 65 kilometer, HABU30 sejauh 30 kilometer, PAUH14 sejauh 14 kilometer, serta TANAHRATA4 sejauh 4 kilometer.
Penyelenggara juga menyediakan total hadiah uang tunai sekitar RM24.000 atau sekitar USD4.600, dengan juara kategori utama berhak membawa pulang hadiah hingga USD1.000.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap loyalitas peserta, CULTRA tahun ini juga memberikan Golden BIB kepada 46 pelari yang tidak pernah absen mengikuti ajang tersebut sejak penyelenggaraan perdana pada 2016 hingga 2025.
"Golden BIB merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pelari yang telah menjadi bagian dari perjalanan CULTRA selama satu dekade. Mereka ikut membangun sejarah hingga CULTRA menjadi festival trail running bertaraf internasional seperti sekarang," ujar Hazemi.
Keberhasilan CULTRA juga tidak terlepas dari dukungan ASICS Malaysia yang sejak 2025 menjadi sponsor utama sehingga ajang ini secara resmi menggunakan nama CULTRA Presented by ASICS 2026.
Country Manager ASICS Malaysia, Boon Tib Soon Nik, mengatakan pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari perkembangan CULTRA dan melihat ajang tersebut sebagai wadah terbaik untuk menyatukan komunitas pelari jalan raya yang ingin beralih ke trail running.
“Ini merupakan tahun kedua kami mendukung CULTRA. Bertepatan dengan ulang tahun ke-10, kami menghadirkan berbagai inovasi terbaru untuk komunitas trail running," katanya.
ASICS juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sponsor CULTRA hingga tahun 2028.
Dalam kesempatan tersebut, ASICS memperkenalkan dua model sepatu trail terbaru, yakni Meta Fuji Trail 2, yang sebelumnya digunakan atlet elite dunia Tom Evans, serta Trail Blast yang mengusung teknologi Novablast untuk memberikan transisi yang lebih nyaman bagi pelari dari lintasan jalan raya menuju medan trail.
Meski baru akan diluncurkan secara resmi ke pasar pada 1 Agustus mendatang, para peserta CULTRA mendapat kesempatan eksklusif untuk melihat sekaligus mencoba langsung inovasi terbaru tersebut.
Dengan peningkatan jumlah peserta, bertambahnya kehadiran pelari internasional termasuk dari Indonesia, serta dukungan sponsor global, CULTRA 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga semakin mengukuhkan Cameron Highlands sebagai destinasi sport tourism unggulan di Asia Tenggara.











