Proses Evakuasi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Dinyatakan Tuntas, 3 Orang Meninggal Dunia

Proses Evakuasi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Dinyatakan Tuntas, 3 Orang Meninggal Dunia
Proses Evakuasi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Dinyatakan Tuntas, 3 Orang Meninggal Dunia (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pencarian dan evakuasi korban musibah ledakan rumah di Perumahan Grand Polonia resmi berakhir pada Selasa (21/7) sore. Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban terakhir atau korban keenam dari reruntuhan bangunan tepat pukul 18.00 WIB.

Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, total korban jiwa dalam insiden ini bertambah menjadi tiga orang meninggal dunia.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, membenarkan penemuan tersebut saat berada di lokasi kejadian.

"Tepat pukul 18.00 WIB atau jam 6 sore hari ini, korban keenam dan terakhir sudah dapat dievakuasi dan saat ini dibawa ke salah satu rumah sakit di Kota Medan. Dari keenam korban, dapat disimpulkan bahwa yang mengalami meninggal dunia ada tiga korban," jelasnya.

Jenazah ketiga yang ditemukan pukul 18.00 WIB ini melengkapi rangkaian evakuasi yang berlangsung sejak Selasa dini hari. Sebelumnya, petugas telah mengevakuasi jenazah pertama, yaitu istri pemilik rumah, sekitar pukul 02.00 WIB, disusul jenazah kedua seorang wanita yang diduga asisten rumah tangga atau babysitter pada pukul 15.45 WIB.

Rekapitulasi Akhir Korban:

3 Korban Meninggal Dunia:

1. Istri pemilik rumah (dievakuasi pukul 02.00 WIB).

2. Wanita/ART atau babysitter (dievakuasi pukul 15.45 WIB).

3. Korban keenam/terakhir (dievakuasi pukul 18.00 WIB).

2 Korban Dirawat Intensif:

- Anak pemilik rumah (balita).

- Seorang pengantar barang online (kurir) yang melintas saat kejadian.

1 Korban Selamat:

- Orang tua pemilik rumah dalam kondisi sehat walafiat.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri (termasuk Brimob), TNI, dan Pemerintah Daerah. Proses pencarian di lantai dua bangunan sempat terkendala akibat sempitnya ruang gerak, konstruksi bangunan yang berdempetan rapat, serta barikade kolom-kolom baja yang roboh. Tim evakuasi bahkan harus melibatkan ahli konstruksi untuk memotong material baja demi membuka akses menuju korban terakhir.

Dengan rampungnya misi evakuasi, fokus petugas kini beralih ke proses investigasi penyebab ledakan. Polrestabes Medan bersama Tim Labfor Polri dan Perusahaan Gas Negara (PGN) langsung melakukan assessment dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi telah diperiksa di lokasi, sementara barang bukti berupa rekaman CCTV dan temuan fisik lainnya telah diamankan.

"Puji Tuhan, fokus kami untuk mencari dan menyelamatkan korban sudah terlaksana. Langkah kami selanjutnya adalah melengkapi seluruh investigasi. Dugaan awal dari hasil pemeriksaan, kita melihat adanya kandungan gas di dalam rumah TKP. Kita perlu waktu untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor lainnya," pungkas Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi