Iskandar ST Luncurkan Buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan – Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST mengumumkan peluncuran buku berjudul Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme akan digelar Jumat, (24/7/2026) pukul 19.00 WIB di Hotel JW Marriott Medan.
Hal tersebut disampaikan Iskandar yang di dampingi Iqbal Panantuan Simangunsong Bendahara DPW NasDem Sumut, Anderson King Junior Wakil Sekretaris dan Dr. Taufiq Hidayah Tanjung Editor Pembuat Buku saat konferensi pers di Kantor DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Jalan HM Yamin, Medan, Rabu (22/7/2026).
Dalam keterangannya, Iskandar mengatakan bahwa peluncuran buku tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, serta mengundang seluruh kader Partai NasDem se-Sumatera Utara, sejumlah pengurus DPW Partai NasDem dari berbagai provinsi di Indonesia, dan berbagai kalangan akademisi, guru besar, profesor, cendekiawan, serta kaum intelektual.
"Pada kegiatan launching buku tanggal 24 Juli 2026, kami mengundang seluruh kader Partai NasDem di Sumatera Utara, beberapa DPW Partai NasDem dari berbagai daerah di Indonesia, dan akan langsung dihadiri oleh Ketua Umum Partai NasDem, Bapak Surya Paloh. Kami juga mengundang para akademisi, guru besar, profesor, cendekiawan, dan kaum intelektual. Kegiatan ini merupakan agenda internal Partai NasDem sehingga kami tidak mengundang partai politik lainnya," ujar Iskandar.
Menurut Iskandar, penulisan buku tersebut juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus hadiah atas ulang tahun ke-75 Surya Paloh yang diperingati pada 16 Juli 2026.
"Saya berinisiatif memberikan hadiah kepada beliau melalui sebuah karya tulis. Buku Suryapalohisme ini saya tulis sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta saya kepada Bapak Surya Paloh," katanya.
Iskandar menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari pengalaman panjangnya sebagai kader Partai NasDem yang telah mengikuti perjalanan Surya Paloh selama lebih dari 15 tahun.
"Saya adalah kader Partai NasDem yang sudah lebih dari 15 tahun mengikuti, melihat pemikiran, pengabdian, dan perjuangan Bapak Surya Paloh. Selama itu saya memperoleh pengalaman empiris untuk melihat secara objektif perjalanan hidup beliau, pengorbanannya, serta dedikasinya kepada bangsa dan negara," jelasnya.
Ia menuturkan bahwa buku tersebut bukanlah sebuah biografi, melainkan dokumentasi mengenai gagasan, pemikiran, nilai-nilai kebangsaan, serta ajaran-ajaran yang selama ini diperjuangkan Surya Paloh.
"Saya ingin pikiran, gagasan, dan ajaran Bapak Surya Paloh dibukukan agar menjadi warisan yang dapat dibaca dan menjadi referensi bagi semua pihak, khususnya kader Partai NasDem. Buku ini merupakan kristalisasi pemikiran dari perjalanan kehidupan beliau selama 75 tahun, lebih dari 60 tahun berorganisasi, dan lebih dari setengah abad berkecimpung di dunia politik," ungkapnya.
Menurut Iskandar, berbagai pemikiran kebangsaan Surya Paloh memiliki relevansi yang kuat terhadap kondisi bangsa saat ini sehingga perlu didokumentasikan agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
"Sayang sekali apabila pemikiran-pemikiran kebangsaan yang begitu baik dan sangat bermanfaat bagi bangsa ini tidak dibukukan, tidak didokumentasikan, dan tidak diwariskan kepada generasi selanjutnya," ujarnya.
Lebih lanjut, Iskandar berharap buku tersebut dapat menjadi referensi dalam memperkaya khazanah pemikiran kebangsaan sekaligus memperkuat nilai-nilai perjuangan Partai NasDem.
"Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi semua pihak bahwa pemikiran-pemikiran beliau telah melalui proses panjang dan dibuktikan melalui keteladanan dalam tindakan. Harapan saya, buku ini dapat memberikan kontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta mendukung terwujudnya cita-cita kemerdekaan melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa buku tersebut bukan semata-mata mengisahkan perjalanan hidup Surya Paloh, melainkan mengulas secara mendalam berbagai gagasan yang diperkuat dengan berbagai literatur pendukung.
"Buku ini bukan menceritakan biografi Pak Surya Paloh, tetapi mengangkat gagasan dan pemikiran beliau yang diperkuat dengan berbagai referensi. Saya berharap buku ini menjadi embrio lahirnya ideologi perjuangan Partai NasDem sekaligus menjadi warisan intelektual bagi generasi penerus. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Surya Paloh yang telah memberikan inspirasi kepada saya untuk menuangkan endapan pemikiran dan perjalanan panjang beliau, khususnya mengenai kebangsaan, ke dalam sebuah buku," tutup Iskandar.
Dalam proses penyusunannya, Iskandar turut mendapat dukungan dari sejumlah akademisi dan tim kreatif yang berperan penting dalam penyelesaian buku tersebut. Akademisi Dr. Taufiq Hidayah Tanjung dan Saur Hutabarat dipercaya sebagai editor yang memberikan penyuntingan, masukan akademik, serta penyempurnaan substansi naskah. Sementara itu, Rio Waas berkontribusi dalam penataan desain grafis buku sehingga tampil lebih menarik dan representatif.
(MC/RZD)