Datok Yan Djuna: ISMI Bukan Sekadar Organisasi, Tapi 'Dapur Pemikiran' Pembangunan Sumut

Datok Yan Djuna: ISMI Bukan Sekadar Organisasi, Tapi 'Dapur Pemikiran' Pembangunan Sumut
Datok Yan Djuna: ISMI Bukan Sekadar Organisasi, Tapi 'Dapur Pemikiran' Pembangunan Sumut (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan — Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Sumatera Utara periode 2025–2030 menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi kaum intelektual Melayu sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Momentum yang berlangsung di Aula Kantor BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (25/7/2026), tidak hanya menandai lahirnya kepengurusan baru, tetapi juga menegaskan komitmen ISMI untuk menghadirkan gagasan, riset, dan solusi bagi kemajuan Sumatera Utara.

Tokoh pemuda Melayu Sumatera Utara, Datok Yan Djuna, menyampaikan ucapan tahniah atas pelantikan jajaran pengurus PW ISMI Sumut. Menurutnya, ISMI memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi wadah berhimpunnya para sarjana Melayu dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari akademisi, profesor, peneliti, hingga praktisi dan profesional.

Datok Yan Djuna yang berasal dari Kejeruan Metar Bilad Deli sekaligus Tim Humas Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menilai sudah saatnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membangun sinergi yang lebih erat dengan ISMI.

"Saya berharap Pemprov Sumut tidak ragu menggandeng ISMI dalam merancang berbagai program pembangunan. Organisasi ini bukan sekadar perkumpulan para sarjana, melainkan sebuah 'dapur pemikiran' yang mampu melahirkan kajian akademik, hasil riset, serta rekomendasi strategis. Dengan melibatkan para ahli dari berbagai bidang, setiap kebijakan akan lebih tepat sasaran, berkelanjutan, humanis, dan tetap berlandaskan nilai-nilai ketuhanan," ujar pria yang juga dikenal sebagai penyiar Program Resam Melayu RRI PRO4 FM Medan tersebut.

Dihadiri Tokoh Nasional dan Peluncuran Rumah Jurnal

Pelantikan PW ISMI Sumut berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintah, akademisi, budayawan, serta pemuka masyarakat Melayu. Hadir di antaranya Ketua Dewan Pembina PB ISMI Tun Dr. H. Rahmat Shah, Kepala Badan Kesbangpol Sumut Mulyono mewakili Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumut ke-17 Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si., hingga mantan Wali Kota Medan Abdillah AK.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PB ISMI Nizhamul, S.E., M.M. secara resmi melantik Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag. sebagai Ketua PW ISMI Sumut, didampingi Ismail Marzuki, S.Pd.I. sebagai Sekretaris dan Dr. Sri Rezeki, M.M. sebagai Bendahara.

Mengusung tema "Menciptakan Intelektual Agamis, Menjaga Marwah dan Memperkuat Peradaban Bangsa", acara ini juga diisi dengan peluncuran Rumah Jurnal ISMI yang menaungi tiga jurnal ilmiah (Al-Muruah, Imperium, dan Jurnal Ekonomi) sebagai wadah publikasi karya ilmiah para sarjana Melayu.

Sebelum prosesi pelantikan digelar, PW ISMI Sumut juga telah menunjukkan komitmen nyatanya melalui berbagai aksi sosial dan budaya, seperti penanaman seribu pohon khas Melayu di kawasan Sungai Deli, diskusi publik peta jalan kesarjanaan Melayu, hingga khitanan massal bagi 100 anak Melayu.

Ketua PW ISMI Sumut, Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag., menegaskan bahwa ISMI akan terus diarahkan sebagai pusat pemikiran, perekat sosial, serta mitra kolaboratif pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan demi terwujudnya Sumatera Utara yang maju, bermarwah, dan berdaya saing.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi