Peringatan HKAN 2026, Sekitar 3000 Ha Lebih SM KGLTL Berhasil Dipulihkan

Peringatan HKAN 2026, Sekitar 3000 Ha Lebih SM KGLTL Berhasil Dipulihkan
Kepala BBKSDA Sumut, Novita Kusuma Wardani saat hendak menanam mangrove pada Peringatan HKAN 2026 di SM KGLTL. (Analisadaily/ yogi yuwasta)

Analisadaily.com, Labuhan Deli - Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 Sumatera Utara di pusatkan di Suaka Margasatwa Karang Gading Langkat Timur Laut (SM KGLTL), tepatnya di Dusun Asam Kumbang, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang. Acara yang digelar secara hibrid (virtual dan offline) ini digelar serentak se Indonesia.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Novita Kusuma Wardani usai penanaman mangrove pada wartawan, Senin (10/8/2026) menjelaskan, dari sekitar 14 ribu Hektare (Ha) kawasan SM KGLTL, 6000 Ha diantaranya mengalami degradasi karena dikonversi menjadi kebun sawit, tambak dan aktivitas lainnya. Namun, pada tahun 2024 BBKSDA Sumut melakukan upaya pemulihan kawasan dengan menanami kembali bibit mangrove seluas, 150 Ha, pada tahun 2024 ada sekitar 200 Ha yang dipulihkan dan pada tahun ini ditargetkan sekitar 398 Ha yang akan dipulihkan.

"Tapi secara keseluruhan total kawasan yang sudah dipulihkan di kawasan SM KGLTL sejak program Gerakan Rehabilitasi Lahan dan Hutan (Gerhan) sampai saat ini sudah sekitar 3000 Ha lebih. Hasilnya kini mulai terlihat seperti misalnya jenis bangau yang sudah lama tidak terlihat kini sudah mulai terlihat di kawasan SM KGLTL. Pemulihan ekosistem bukan sekadar menanam, kita juga ada melepasliarkan beberapa satwa liar secara bertahap dan harapannya dengan pulihnya ekosistem jenis satwa liar akan kembali di sini,"jelas Novita.

Lebih jauh, untuk penertiban hukum di kawasan SM KGLTL sudah clear. Berkat pendekatan Persetujuan Dimuka Tanpa Paksaan (Mediatapa). Sebagian besar masyarakat dan para pihak secara sukarela sudah menyerahkan. Namun, ini masih secara bertahap kita lakukan, karena memang pemulihannya tidak bisa kita lakukan langsung karena keterbatasan anggaran dan sebagainya. "Dan yang masih berkasuspun terus kita kawal agar bisa kita pulihkan,"ungkapnya.

Sebelumnya, peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 secara nasional di selenggarakan di Taman Wisata Alam (TWA) Angke, Jakarta, Senin, (10/8/2026). Pada peringatan tahun 2026, HKAN mengusung tema "Konservasi Alam Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia" yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan generasi dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan menargetkan pencapaian keseimbangan degradasi lahan seluas 12,3 juta hektare hingga tahun 2030 mendatang. Rehabilitasi mangrove termasuk didalamnya yang difokuskan melalui program Mangrove for Coastal Resilien (M4CR) di empat provinsi prioritas, yaitu Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, dengan target luas 41.000 hektare hingga tahun 2027.

Baca Juga

Rekomendasi