Dr Hj Riri Stephanie Siregar SH MH (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan — Momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata dan program pemerintah yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Sumatera Utara, Dr Hj Riri Stephanie Siregar, usai mengikuti dan mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut, Jumat (14/8/2026).
Menurut Riri, semangat kemerdekaan akan memiliki makna yang lebih besar apabila seluruh masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan secara adil, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan.
“Momentum kemerdekaan harus dirasakan secara merata, bukan hanya dibicarakan. Masyarakat harus benar-benar merasakan hadirnya pemerintah melalui program-program yang memberikan manfaat,” ujar Riri.
Ia menilai berbagai program yang sedang dijalankan pemerintah menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan cita-cita kemerdekaan, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu program yang mendapat perhatian, kata dia, adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan anak-anak, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Selain itu, Riri juga menyoroti keberadaan Sekolah Rakyat yang diharapkan dapat membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, setiap kebijakan yang memperluas akses pendidikan dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak harus mendapat dukungan bersama.
“MBG dan Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat penting. Kita berharap pelaksanaannya semakin baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” katanya.
Riri juga berharap berbagai program pemerintah yang direncanakan untuk 2027 dapat berjalan lancar, berkesinambungan dan tepat sasaran.
Ia menekankan pentingnya evaluasi dan pengawasan agar program yang telah dirancang tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Program 2027 kita harapkan berjalan lancar. Yang paling penting adalah bagaimana program itu bisa bermuara pada kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Hanura Siap Kawal Aspirasi Masyarakat
Sebagai wakil rakyat, Riri menegaskan Fraksi Hanura DPRD Sumut siap mengambil bagian dalam mengawal berbagai program pembangunan pemerintah.
Menurutnya, pembangunan tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha dan masyarakat agar berbagai persoalan di daerah dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Sumatera Utara harus terus berkolaborasi dengan pemerintah. Hanura juga akan terus membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Riri mengatakan, DPRD memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan pembangunan di daerah tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan masyarakat, menurutnya, harus menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan.
Ia berharap semangat kemerdekaan tahun ini dapat menjadi energi baru bagi semua pihak untuk memperkuat kebersamaan dan meninggalkan kepentingan sektoral.
Dengan kolaborasi yang kuat, kata Riri, Sumatera Utara diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung visi pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan bersama,” pungkasnya.
(NAI/NAI)











