GMPSBD Asahan Genjot Latihan Jelang Festival Tari Serampang 12 Tingkat Sumut

GMPSBD Asahan Genjot Latihan Jelang Festival Tari Serampang 12 Tingkat Sumut
Para penari budaya sedang latihan Jelang Festival Tari Serampang 12 Tingkat Sumut, Selasa, (1/9/2026). (Analisadaily/arifin)

Analisadaily.com, Kisaran - Generasi Muda Peduli Seni Budaya Daerah (GMPSBD) Kabupaten Asahan tengah mengintensifkan latihan untuk menghadapi Festival Tari Serampang 12 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Umum GMPSBD Asahan, Iwa Risfa Irsan Lubis, mengatakan latihan rutin digelar setiap Sabtu pukul 14.00-17.00 WIB dan Minggu pukul 10.00 WIB. Jika ada jadwal tampil malam, latihan tambahan juga dilakukan. "Pesertanya dari anak SD kelas 3, SMP, dan SMA. Tari yang dilatih di antaranya Tari Serampang 12, Tari Gubang, Tari Piring, Tari Cawan, dan tari-tari nusantara lainnya," ujar Iwa, Rabu (2/9/2026).

Lebih lanjut iwa menjelaskan, festival yang akan digelar 16-18 Oktober 2026 di Taman Budaya Medan itu menjadi target GMPSBD untuk kembali mengharumkan nama Asahan. Sebelumnya, penari GMPSBD Asahan pernah meraih juara nasional pada ajang Festival Tari Serampang 12 di TMII Jakarta pada 2018 dan 2024.

Untuk seleksi, GMPSBD melakukan penjaringan guna menentukan penari terbaik yang akan mewakili Asahan. Ada dua kategori yang dilombakan, yakni kategori muda-mudi dan mudi-mudi. "Pembinaan intens ini wujud komitmen kami menjaga warisan leluhur dan membentuk karakter disiplin. Kami berharap generasi muda semakin mencintai dan bangga terhadap budaya daerah," kata Iwa.

Iwa juga menyebut sanggar menyediakan fasilitas pakaian tari secara lengkap dan gratis bagi anak didik. Saat ini GMPSBD juga tengah mempersiapkan penampilan untuk memeriahkan Jambore Anak Kabupaten Asahan yang rencananya digelar 24-26 September 2026 di Hutan Kota Kisaran.

Dewan Pembina GMPSBD yang juga Ketua LPPAI Asahan dan Komnas PA, Suyono RW. Dia menyampaikan dukungan penuh terhadap pendidikan tari di sanggar. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan bagian dari 10 hak anak, yaitu hak berperan serta dalam pembangunan karakter.

"LPPAI dan Komnas PA akan terus melakukan pembinaan terhadap anak-anak sanggar tari ini. Ini juga upaya pencegahan anak kecanduan game online yang dapat melemahkan sistem otak," ujarnya.

GMPSBD Asahan sebelumnya juga menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih juara terbaik empat dan terbaik enam.

Baca Juga

Rekomendasi