Konsulat Jenderal RRT Serahkan Beasiswa ke 15 Siswa Berprestasi Bahasa Mandarin di Sutomo

Konsulat Jenderal RRT Serahkan Beasiswa ke 15 Siswa Berprestasi Bahasa Mandarin di Sutomo
Konsulat Jenderal RRT di Medan menyerahkan beasiswa kepada Sutomo di Medan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Huang He, menyerahkan beasiswa kepada 15 siswa yang berprestasi dalam pembelajaran Bahasa Mandarin di Sekolah Sutomo Medan.

Pemberian beasiswa berlangsung di Gedung SMA Sutomo 1 Medan, Jumat (4/9/2026). Hadir dalam kesempatan itu Pembina Yayasan Perguruan Sutomo, dr Adrian, pembina lainnya yakni Amin Wijaya dan Ariyati Suantio. Selanjutnya Ketua Yayasan Perguruan Sutomo Drs. Johan Arifin, Pemimpin Umum Harian Analisa Master Supandi Kusuma, Usman Anwar, para kepala sekolah, guru serta siswa Sekolah Sutomo.

Huang He mengatakan bahwa pemberitaan beasiswa tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap generasi muda yang menunjukkan minat dan prestasi dalam mempelajari bahasa serta budaya Tiongkok.

Dalam sambutannya, Huang He menyampaikan kebahagiaannya dapat kembali mengunjungi Sekolah Sutomo. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari para pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, dan para siswa. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Sekolah Sutomo yang memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan di Sumatera Utara. Menurutnya, sekolah yang sebelumnya dikenal dengan nama Sekolah Su Tung tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan sekaligus pelestarian budaya Tionghoa di Indonesia.

Huang He mengatakan, sejak berdiri dan berkembang hingga saat ini, Sekolah Sutomo telah melahirkan banyak talenta unggul dan turut berkontribusi dalam mempererat persahabatan antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia.

Ia mengaku memiliki kesan khusus terhadap kemampuan siswa-siswa Sutomo dalam Bahasa Mandarin. Hal itu dirasakannya ketika menghadiri final kompetisi “Jembatan Bahasa Mandarin” (Chinese Bridge) tingkat Sumatera Utara pada Mei 2026 lalu.

Menurut Huang He, kemampuan Bahasa Mandarin semakin memiliki nilai strategis seiring semakin eratnya hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Ia menyebut hubungan kedua negara saat ini berada dalam periode yang sangat baik, ditandai dengan semakin luasnya kerja sama di berbagai bidang.

Dalam dua tahun terakhir, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden RI Prabowo Subianto telah tiga kali melakukan pertemuan. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu indikator semakin kuatnya kepercayaan politik dan hubungan bilateral kedua negara.

Ia menilai pendidikan dan pertukaran antarbudaya merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Tiongkok. Selama bertugas di Medan, Huang He juga telah mengunjungi sejumlah provinsi di Indonesia, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Kepulauan Riau.

Huang He berharap para siswa penerima beasiswa dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menyia-nyiakan masa muda dan terus bekerja keras dalam mengejar cita-cita.

Pesan itu disampaikannya dengan mengutip lirik lagu sekolah Su Tung yang menggambarkan semangat perjuangan dan pendidikan. “Berusahalah dengan giat, jangan biarkan waktu berlalu tanpa jejak. Lihatlah kelak, cita-cita setinggi langit akan terwujud seperti pelangi,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Perguruan Sutomo, dr. Adrian, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Konsul Jenderal RRT di Medan atas perhatian dan bantuan beasiswa yang diberikan kepada para siswa berprestasi.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi siswa sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk semakin giat mengembangkan kemampuan dalam pembelajaran Bahasa Mandarin.

(NS/BR)

Baca Juga

Rekomendasi