Viral Lansia Diminta Rp8 Juta Bawa Abu Jenazah Saat Terbang dengan Lion Air di Bandara Kualanamu

Viral Lansia Diminta Rp8 Juta Bawa Abu Jenazah Saat Terbang dengan Lion Air di Bandara Kualanamu
Bandara Kualanamu (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Kualanamu — Sebuah unggahan di media sosial memicu sorotan publik setelah seorang lansia berusia 72 tahun mengaku dipersulit oleh oknum petugas Lion Air di Bandara Internasional Kualanamu saat hendak membawa abu jenazah suaminya ke Jakarta.

Informasi dihimpun, Rabu (9/9/2026), Lansia tersebut mengaku diwajibkan membeli kursi khusus seharga Rp8 juta oleh oknum petugas loket tiket. Karena keterbatasan biaya, ia terpaksa mengurungkan penerbangan bersama Lion Air dan beralih ke maskapai lain yang memberikan tarif lebih terjangkau hingga akhirnya berhasil terbang ke Jakarta.

Kejadian ini memicu kecaman dari warganet yang menilai perbuatan tersebut tidak berperikemanusiaan. Pihak keluarga korban pun melayangkan protest keras kepada manajemen Lion Air Group dan mendesak tindakan tegas terhadap oknum yang merusak reputasi maskapai.

Station Manager Lion Air Group Bandara Kualanamu, Roby Handoko, mengonfirmasi bahwa biaya tiket calon penumpang tersebut telah dikembalikan secara penuh karena batal terbang. Mengenai tuduhan nominal Rp8 juta, pihak manajemen menyatakan belum mengetahui asal-usul angka tersebut.

Roby menjelaskan bahwa pengangkutan abu jenazah memiliki prosedur resmi dengan perkiraan biaya sekitar Rp3 juta apabila seluruh persyaratan terpenuhi. Saat ini, tim pimpinan beserta Avsec Lion Air sedang melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum petugas loket yang diduga terlibat, serta berkomitmen memberikan sanksi tegas jika terbukti terjadi pelanggaran.

(KAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi