Rombongan Perdana PWNU Sumut Terbang ke Jombang, Bawa Misi Strategis di Muktamar ke-35 NU (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Kualanamu — Sejumlah pengurus cabang Nahdlatul Ulama (NU) se-Sumatera Utara yang memegang hak suara resmi mulai bertolak menuju arena Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Rombongan gelombang pertama ini diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (25/8/2026).
Pantauan di lokasi, keberangkatan rombongan perdana ini dipimpin langsung oleh jajaran pengurus PWNU Sumatera Utara.
Sebanyak kurang lebih 25 cabang yang melibatkan unsur ketua Tanfidz dan Rais Syuriyah diberangkatkan menggunakan dua maskapai penerbangan, yakni Super Air Jet dan Lion Air, sekitar pukul 14.25 WIB dengan rute penerbangan langsung ke Surabaya maupun transit via Jakarta.
Menurut tim leader keberangkatan di Bandara Kualanamu, gelombang keberangkatan delegasi asal Sumut dibagi menjadi tiga tahap, yakni mulai hari Selasa, Rabu, hingga Kamis.
Dari total 33 cabang NU yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, seluruhnya dijadwalkan hadir dalam perhelatan akbar yang berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Konstelasi Suara Sumut Masih Cair
Di tengah antusiasme keberangkatan, dinamika pemilihan pucuk pimpinan PBNU terpantau masih sangat dinamis.
Salah seorang pemegang hak suara yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan bulat atau mandat final terkait arah dukungan calon Ketua Umum PBNU.
"Untuk saat ini belum boleh disampaikan, tetapi dari Sumut berpotensi beda pilihan, baik untuk kandidat Rais Aam maupun Ketua Tanfidziyah,” bebernya.
Meski demikian, para delegasi tidak menampik bahwa komunikasi dan silaturahmi politik telah terbangun dengan sejumlah kandidat kuat Ketum PBNU, termasuk di antaranya Gus Yahya, Nasaruddin Umar, Gus Ipul, hingga Gus Yusuf.
Peta dukungan definitif dari kontingen Sumatera Utara diprediksi baru akan mengerucut setibanya para kiai dan pengurus di arena muktamar di Jombang.
(KAH/RZD)