Jalan Provinsi di STM Hulu Deliserdang Amblas 8 Meter, Polisi Buat Jalur Alternatif

Jalan Provinsi di STM Hulu Deliserdang Amblas 8 Meter, Polisi Buat Jalur Alternatif
Jalan Provinsi di STM Hulu Deliserdang Amblas 8 Meter, Polisi Buat Jalur Alternatif (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Deliserdang — Ruas jalan provinsi yang terletak di Dusun II, Desa Tigajuhar, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, Kabupaten Deliserdang, terputus total akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekira pukul 02.30 WIB.

Bencana longsor tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hingga pagi dini hari. Akibat amblasnya badan jalan dengan kedalaman mencapai 8 meter, akses penghubung utama antara Kecamatan STM Hulu, STM Hilir, dan Kecamatan Delitua tidak dapat dilintasi.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Polsek STM Hulu Polresta Deliserdang bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deliserdang bergerak cepat membuat jalan alternatif berupa jalan lingkar sepanjang 2 kilometer.

Mewakili Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, Kasi Humas Iptu Jans GM Napitupulu, S.H., menyampaikan bahwa penanganan cepat telah dilakukan di lokasi kejadian agar mobilitas warga tidak terputus total.

"Pasca bencana alam itu, Polsek STM Hulu bekerjasama dengan Dinas SDABMBK Deliserdang membuat jalan alternatif yaitu jalan lingkar dari Simpang GPDI Titi Putus menuju Simpang Kantor Desa Tigajuhar sepanjang 2 kilometer," kata Iptu Jans GM Napitupulu, Rabu (9/9/2026).

Pengerjaan jalan alternatif ini melibatkan kerja bakti antara personel Polsek STM Hulu, staf kecamatan, petugas kebersihan, serta warga setempat dengan bantuan alat berat. Tim gabungan melakukan pembersihan, pemerataan badan jalan, hingga penyiraman sertu (pasir dan batu).

"Dengan adanya jalan alternatif ini, pengguna jalan dapat menggunakan kendaraan roda dua hingga roda empat, sehingga masyarakat sekitar tidak terisolir," ujar Iptu Jans.

Guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas bagi pengendara yang melintas, pihak kepolisian juga telah memasang petunjuk dan rambu bahaya di sekitar lokasi.

"Personel Polsek STM Hulu telah memasang tanda rambu di ruas jalan yang longsor maupun di rute jalan alternatif, sehingga pengguna jalan tidak terjebak dan terhindar dari kecelakaan," imbau Iptu Jans.

Meski kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas melalui jalan lingkar sementara, warga sekitar sangat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) segera turun tangan melakukan perbaikan permanen pada jalan provinsi yang terputus tersebut.

"Kami sangat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat segera memperbaiki jalan yang longsor ini. Jalur alternatif saat ini belum bisa dilalui truk atau kendaraan roda enam ke atas, padahal akses ini sangat vital untuk mengangkut hasil pertanian warga keluar daerah," ungkap salah seorang warga setempat.

(KAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi