220 Atlet Ramaikan Kejurprov Esports Sumut 2026, Brigjen TNI M Nasrullah: Pembinaan Atlet Dimulai dari Daerah

220 Atlet Ramaikan Kejurprov Esports Sumut 2026, Brigjen TNI M Nasrullah: Pembinaan Atlet Dimulai dari Daerah
220 Atlet Ramaikan Kejurprov Esports Sumut 2026, Brigjen TNI M Nasrullah: Pembinaan Atlet Dimulai dari Daerah (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan - Sebanyak 220 atlet dari 33 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Esports Indonesia Sumatera Utara (ESI Sumut) 2026. Babak grand final berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut M. Mahfullah Pratama Daulay, Wakil Ketua Umum II KONI Sumut Prof. Dr. Indra Kasih, serta Kabag Ops Binda Sumatera Utara Kombes Pol Tris Supriadi. Kejurprov dipimpin Ketua Panitia Deddy Rinaldy.

Ketua Umum ESI Sumut Brigjen TNI M. Nasrullah Nasution mengatakan, pembinaan atlet nasional harus dimulai dari daerah, sebelum berlanjut ke tingkat provinsi hingga nasional. “Pembinaan atlet nasional harus dimulai dari daerah. Dari kabupaten/kota, naik ke tingkat provinsi, kemudian nasional. Proses itu salah satunya dimulai dari arena seperti Kejurprov ini,” kata Brigjen TNI M. Nasrullah.

Ia mengatakan, pelaksanaan Kejurprov sejalan dengan arah kepengurusan baru PB ESI setelah Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra dikukuhkan sebagai Ketua Umum PB ESI masa bakti 2026-2030 pada 15 September 2026.

“Salah satu arah yang ditekankan dalam kepengurusan baru PB ESI adalah memperkuat pembinaan atlet sekaligus membangun ekosistem esports yang semakin profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, para peserta juga perlu memiliki pola pikir sebagai atlet jika ingin serius menekuni esports. “Teman-teman jangan melihat esports hanya sebagai permainan. Kalau ingin serius menjadi atlet esports, maka kalian juga harus mulai memiliki mindset seorang atlet,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian ESI Sumut Paulus Sinambela mengingatkan para atlet untuk tetap menjaga persaudaraan dan sportivitas dalam berkompetisi. “Siapa pun menjadi pemenang tetaplah dalam satu persaudaraan, berkompetisilah dengan terhormat dan berwibawa,” ucap Paulus.

Ia juga meminta para juara tidak meremehkan lawan. “Jaga sportivitas dan ingat, ketika nanti berhasil menjadi juara tidak ada alasan untuk melecehkan lawanmu, karena sesungguhnya ketika piala itu ada padamu satu-satunya yang engkau kalahkan adalah dirimu. Bagaimana engkau mengendalikan dirimu dan kekompakan timmu. Jadi tidak ada alasan menyepelekan lawan. Berani berkompetisi yang sehat kalian semua sudah jadi pemenang,” jelasnya.

Dalam pertandingan, ESI Medan meraih juara pertama Free Fire, disusul ESI Simalungun dan ESI Tapanuli Selatan. Pada PUBG Mobile, juara pertama diraih ESI Batu Bara, kemudian ESI Medan dan ESI Asahan.

Di nomor Mobile Legends Bang Bang (MLBB), ESI Medan kembali menjadi juara pertama, disusul ESI Deli Serdang dan ESI Pematangsiantar. Sementara E-Football format 1 vs 1 dimenangkan ESI Medan, dengan ESI Pematangsiantar di posisi kedua dan ESI Deli Serdang di posisi ketiga.

Untuk E-Football format 2 vs 2, ESI Tapanuli Selatan menjadi juara pertama, ESI Simalungun juara kedua, dan ESI Medan juara ketiga.

Sebelum grand final, para peserta mengikuti babak kualifikasi secara daring pada 11–13 September 2026. Kejurprov mempertandingkan MLBB, PUBG Mobile, Free Fire, Honor of Kings (HOK), serta E-Football/PES.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi