Berat Badan Sempat Turun Drastis, Asniari Bersyukur Ada Program JKN (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,Padangsidimpuan - Kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan menjadi salah satu hal penting bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terutama bagi pasien yang harus melakukan kontrol secara berkala.
Dengan adanya sistem pelayanan yang terintegrasi antara Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL), peserta dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis seperti yang dirasakan Asniari (55).
Selama bertahun-tahun menahan rasa tidak nyaman pada tubuhnya, perempuan yang sehari-hari berjualan dan tinggal dikawasan Batunadua Kota Padangsidimpuan ini awalnya tidak mengetahui bahwa keluhan yang dirasakannya berkaitan dengan penyakit Hypertiroid.
“Saya sudah lama menahan rasa sakit ini, tetapi saya tidak berani untuk pergi berobat. Bukan berarti saya takut berobat karena tidak ada biaya, kalau soal biaya sudah ada BPJS kesehatan yang akan menjamin saya. Saya hanya takut nanti mengetahui penyakit apa yang saya derita, terakhir saya sudah tidak tahan lagi, barulah saya berobat,” ungkap Asniari.
Padahal sebelumnya, dirinya rutin berobat untuk mengontrol gula darah. Namun, saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit, dokter justru menemukan bahwa ia juga mengalami gangguan tiroid.
“Salah satu keluhan yang paling sering saya rasakan sebelum memberanikan diri adalah jantung berdebar tujuh sampai delapan jam," katanya.
Selain itu katanya berat badannya sempat turun drastis hingga sekitar 54–55 kilogram. Apalagi setiap hari merasa lemas melihat perubahan pada kondisi matanya.
Beruntung, kini kondisi Asniari perlahan menunjukkan perkembangan positif. Berat badannya yang sempat merosot hingga 54–55 kilogram kini telah melonjak naik menjadi 70 kilogram. Ia pun secara rutin menjalani pengobatan serta kontrol sesuai anjuran dokter.
Melalui kisahnya, Asniari membagikan pengalaman memanfaatkan program JKN yang menurutnya sangat membantu masyarakat. Sebagai peserta JKN yang terdaftar pada segmen mandiri kelas tiga, ia mengaku sangat terbantu karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh anggota keluarganya.
“Kalau saya pribadi, sangat senang ada badan penyelenggara seperti BPJS. Selain menolong biaya pengobatan, terdaftar sebagai peserta JKN membuat saya merasa lebih aman dan tidak takut berobat lagi. Anak saya juga sudah pernah dirawat dengan mengandalkan program ini, jadi memang sangat meringankan untuk keluarga,” tutur Asniari.
Kini, ditengah proses pengobatan yang masih dijalaninya, Asniari berusaha tetap disiplin mengikuti anjuran dokter, rutin mengonsumsi obat dan melakukan kontrol. Ia berharap kondisi kesehatannya terus membaik sehingga dapat kembali beraktivitas dan berjualan seperti biasa.
”Manfaat JKN, bukan hanya dirasakan ketika kita membutuhkan pengobatan, tetapi juga memberikan ketenangan adanya perlindungan saat menghadapi kondisi kesehatan yang tidak terduga," sebutnya
Ia berharap program ini terus berjalan dengan baik dan bisa membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayan kesehatan.
(ATS/NAI)











